• KANAL BERITA

Peserta Siswa SMK Cukup Antusias di Balap YCR Tasikmalaya

Foto: suaramerdeka.com/Dok
Foto: suaramerdeka.com/Dok

TASIKMALAYA, suaramerdeka.com - Final Yamaha Cup Race (YCR) 2019 di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat akhir pekan ini (16-17/11) membawa kejutan baru. Salah satunya adalah banyaknya jumlah peserta khusus anak SMK di kelas YCR 13 (Aerox 155cc).

Yup di seri terakhir YCR ini kelas YCR 13 dibuka untuk siswa atau pelajar SMK. Ada banyak perwakilan dari sekolah SMK yang tersebar diseluruh Jabar dan Jateng yang ikut di kelas ini. Rata-rata mereka adalah siswa- siswa yang bersekolah di SMK binaan Yamaha.

Salah satunya adalah tim dari SMK Pertiwi Kuningan yang membawa satu pembalapnya. Jagoan bernama Ryan itu ikut di kelas YCR 13. Ryan sendiri masih duduk di kelas 10 jurusan TBSM dan memang hobi balap. Dengan adanya YCR ini dia merasa sangat senang karena hobi balap bisa tersalurkan.

"Terima kasih buat sekolah saya yang banyak memberikan support buat saya untuk ikut di YCR Final ini. Saya sangat hobi di balap dan bisa ersalurkan diajang ini. Terima kasih juga buat Yamaha yang membuka kelas khusus untuk siswa seperti saya ini," kata Ryan.

Berbeda lagi dengan tim balap SMK Islamiyah Racing School dari kota Tegal yang gurunya juga ikut mendampingi murid selama balap di Tasikmalaya. Sang pengajar bernama Bagus tersebut ingin memberikan jam terbang buat anak didiknya untuk ikut balap YCR.

SMK Islamiyah Racing School akan mengikuti 2 kelas yakni YCR 10 Moped 2 Tak 166cc Standard Open dan YCR 13 Aerox 155. Dua pembalap siap diturunkan di kelas tersebut. Yakni M. Kasta Najma dan Delly Permana yang merupakan pelatih dari M. Kasta sekaligus ia akan mengikuti balapan untuk membela tim SMK Islamiyah Racing School asal Tegal, Jawa Tengah.

"Kami mengikutkan siswa dari Racing School ini agar bakat mereka terarah dan teratur agar tidak ikut balap liar. Dengan adanya YCR ini bisa memberikan kegiatan yang positif dan apabila berprestasi bisa juga memberikan nama baik buat sekolahnya. Semoga mereka bisa berprestasi nantinya," ungkap Bagus yang setia mendampingi siswanya di sirkuit.

"Kami memang membuka kelas khusus pelajar ini atas anjuran bapak Wakil Gubernur Jabar. Tujuannya tentu untuk memberikan tempat dan sarana agar para siswa bisa berprestasi diajang balap untuk sekolah mereka. Yang jelas tujuannya sangat baik agar para siswa mempunyai kegiatan positif sesuai hobi dan bisa berprestasi," tutup Doddy Nur Susanto, Koordinator After Sale Yamaha DDS II Jawa Barat.


(Heru Fajar/CN39/SM Network)