• KANAL BERITA

Lelang Elektronik Mobil Bekas dari Jepang Diperkenalkan

Bayauc Nasmoco Auction Hadir dengan Sistem E-Auction

UJI COBA: Para peserta, menguji coba cara mengikuti lelang mobil bekas menggunakan perangkat alat elektronik, di Bayauc Nasmoco Auction. (suaramerdeka.com/Diaz A Abidin)
UJI COBA: Para peserta, menguji coba cara mengikuti lelang mobil bekas menggunakan perangkat alat elektronik, di Bayauc Nasmoco Auction. (suaramerdeka.com/Diaz A Abidin)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Balai lelang mobil bekas yang bermarkas di Jepang diperkenalkan di Semarang. PT. Bayauc Nasmoco Investindo, atau yang lebih dikenal sebagai Bayauc Nasmoco Auction, meresmikan cabangnya di Jalan  Walisongo, Semarang, Rabu (13/11).

Bayauc Nasmoco Auction merupakan perusahaan kerja sama atau joint venture antara Nasmoco Group dari Indonesia dan Bayauc Co. Ltd. dari Jepang. Berawal dengan penandatangan nota kesepakatan antara Nasmoco Group dan Bayauc Co. Ltd. Jepang pada tanggal 22 September 2015 di BSD, Tangerang Selatan.

Sesuai dengan visinya, “Open The Way To The Future”, Bayauc Nasmoco Auction menghadirkan lelang dengan sistem lelang elektronik, dengan perangkat komputer yang di balai lelang.

Manager Bayauc Nasmoco Auction Semarang, Hengky C Purba menjelaskan, peserta lelang  dapat memeriksa kondisi kendaraan pada saat Open House setiap hari Senin.

Peserta yang akan mengikuti lelang cukup mengisi formulir pendaftaran dan akan mendapatkan nomor peserta lelang (NPL) dengan nominal deposit Rp 5 juta. Lelang elektronik akan dilakukan setiap hari Rabu pukul 11.00 – 13.00.

“Setiap pekan di Semarang ini, ditargetkan bisa melelang 75 unit mobil,” jelasnya.

Peserta lelang juga bisa mengecek kondisi kendaraan dengan membaca hasil inspeksi pada Inspection Sheet yang ada di website www.bayaucnasmoco.com.

Sistem inspeksi kendaraan ini diadopsi dari Jepang dan telah disesuaikan dengan kondisi di Indonesia. Sehingga hasil inspeksi dapat dijadikan referensi yang terpercaya untuk melihat kondisi kendaraan, yang disebut dengan SIS.

“Selain itu, ada juga fasilitas VIS (Video Inspection System) untuk kendaraan yang dijual dengan harga 100 juta ke atas, yang dapat dilihat juga di Youtube. Setiap proses lelang, peserta lelang di Semarang juga dapat mengikuti lelang yang diadakan di Alam Sutera, Tangerang Selatan (lelang lintas daerah),” terang Hengky.

Bayauc mulai mengadakan lelang pertama yakni Alam Sutera Auction di Tangerang Selatan, Banten pada 14 Desember 2016 dengan sistem manual. Kemudian beralih ke sistem lelang elektronik (E-Auction) pada 30 Oktober 2019.

Sesuaikan Pasar Indonesia

Presiden Direktur Bayauc Nasmoco Auction, Kobayashi Manabu, menjelaskan, tren jual beli mobil bekas di Indonesia cukup tinggi. Namun ketersediaan balai lelang masih tidak sebanding.

“Perusahaan ini punya pengalaman 40 tahun di Jepang. Kami ingin menerapkan sistem yang sama di Indonesia,” kata Kobayashi dengan bahasa Jepang.

Kobayashi mengakui dalam perjalanan perusahaan ini banyak kegagalan. Dari pengalaman itu, perusahaan ingin menerapkan sistem lelang yang menyesuaikan dengan kultur masyarakat Indonesia.

“Perusahaan ini tidak hanya berdiri dengan konsep lelang semata. Akan tetapi membuat jaringan dengan pengguna (end user). Kami ingin menciptakan pasar,” katanya.

Ke depan, pihaknya berusaha untuk membuat lelang yang lebih modern. Lelang bisa dilakukan secara online melalui gawai masing-masing peserta.


(Diaz Abidin/CN39/SM Network)