• KANAL BERITA

10 Tiket PON Direbut Karateka Jateng

TERIMA MEDALI: Karateka Sindhytyas Putri Vedhayana (kiri) menerima medali perak untuk tim Jateng. (suaramerdeka.com / dok)
TERIMA MEDALI: Karateka Sindhytyas Putri Vedhayana (kiri) menerima medali perak untuk tim Jateng. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com  – Kegembiraan begitu terasa di kubu tim karate jateng yang turun dalam babak kualifikasi PON XXI di Hall Basket Senayan, Jakarta, Rabu malam (6/11). Betapa tidak, setelah berjuang keras selama tiga hari, Jateng berhasil merebut 10 tiket pekan olahraga nasional.

Para atlet, pelatih, ofisial maupun pengurus Pengprov Forki yang hadir menyaksikan Pra-PON tersebut tak henti-hentinya mengucap syukur atas hasil yang diraihnya. Mereka menilai hasil yang didapat ini sudah lebih dari target.

Dalam pertandingan hari terakhir, Rabu lalu, Jateng menambah dua tiket melalui tim kumite beregu putra yang terdiri atas  Garudha Mahameru, Getta Shafada Asyadilana, Herlan Adi Yoga dan Farizal Wahyu Adika, serta dari nomor komite putri kelas -68 kg atas nama Sindhytyas Putri Vedhayana.

Sebelumnya delapan tiket PON disumbangkan Fahrizal Wahyu Adika di kelas + 84 kg, kemudian Getta Shafada Aryadilana di kelas -84 kg, Hera Irnandha (+68 kg), Herlan Adiyoga (-75 kg), Detrina Sabda Nugraha untuk Kata Putra, Garudha Mahameru (-60 kg), Kata Beregu Putra (Detrina Sabda Nugraha, Achten Nungki Alfa Sanatullah, Agvyan Rizjy Pradana), Kata Beregu Putri (Aliffa Melanisti, Laila Nurul Humairo dan Oshi Zulfa Saniya).

Menurut manajer tim Jateng, Suroso, keberhasilan ini merupakan buah dari jerih payah para pelatih dan atlet yang telah menjalani pemusatan latihan di Semarang dengan disiplin dan tensi tinggi. Dia mengakui, melihat begitu ketatnya persaingan di babak kualifikasi ini, sesuai dengan petunjuk dari ketua Pengprov Forki Jateng, Bambang Raya Saputra, semua atlet harus fokus merebut tiket PON, sementara dalam perebutan medali tetap menjadi perjuangan serius.

Tim Jateng dengan merebut 10 tiket tersebut, memang belum berhasil marih medali emas. Mereka hanya mampu meraih satu perak dan dua perunggu. Perak disumbangkan oleh Sindhytyas Putri Vedhayana, kemudian perunggu oleh Garudha Mahameru dan Getta Shafada Aryadilana.

Bambang Raya mengatakan, pihaknya sangat antusias dengan hasil ini. Setelah melalui pelatihan yang intensif dengan pendekatan khusus kepada para atlet, mereka ternyata memiliki kondisi fisik yang prima, teknik yang memadai serta kematangan mental yang bagus di atas matras. ‘’Mereka bangga menjadi duta olahraga Jateng. Dan kini ketika tiket PON sudah diraih, selanjutnya kami forkus melakukan pembinaan intensif untuk 10 nomor yang lolos ke PON,’’ ujarnya.

Dalam program pembinaan yang dirancang pengurus akan dilakukan Pelatda sentralisasi, try out ke berbagai daerah dan jika mungkin ke luar negeri. ‘’Mohon doa restunya saja, semoga kami bisa mengemban tugas untuk kejayaan olahraga Jateng di PON XX di Papua,’’ katanya.

Sebagai tanda terima kasih, Bambang Raya meminta para ofisial untuk mengajak para atlet wisata ke Bandung. ‘’Mereka perlu diberi waktu refreshing, karena dalam waktu dekat mereka segera kembali berkumpul untuk menjalani pelatda jangka panjang hingga berangkat ke PON tahun depan,’’ tambahnya.


(I Nengah Segara Seni/CN26/SM Network)