• KANAL BERITA

PBSI Punya PR Besar Angkat Tunggal Putri

Indonesia Raih Tiga Gelar Caffino Superliga Junior 2019

SELEBRASI: Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay berselebrasi merayakan kemenangannya atas Sony Dwi Kuncoro pada partai puncak Caffino Indonesia International Challenge 2019 di GOR Djarum Magelang. (suaramerdeka.com / Asef Amani)
SELEBRASI: Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay berselebrasi merayakan kemenangannya atas Sony Dwi Kuncoro pada partai puncak Caffino Indonesia International Challenge 2019 di GOR Djarum Magelang. (suaramerdeka.com / Asef Amani)

MAGELANG, suaramerdeka.com – Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) masih memiliki pekerjaan rumah berat untuk mengangkat kembali prestasi di sektor tunggal putri. Dalam ajang Caffino Indonesia International Challenge 2019 di GOR Djarum Magelang, tunggal putri tuan rumah gagal menembus final.

Kegagalan ini melengkapi raihan hasil buruk tiga tahun berturut-turut di gelaran yang sama sebelumnya, yakni tahun 2017, 2018, dan 2019. Medali juara tunggal putri diraih atlet Jepang, Asuka Takahashi yang di final mengalahkan rekan senegaranya, Hirari Mizui, dengan skor 21-16 dan 21-15.

Subid Pengembangan Prestasi dan Sport Science sekaligus Wakil Ketua Pelaksana Caffino Indonesia International Challenge 2019, A Khafid Basri Yusuf mengaku tunggal putri memang masih menjadi PR besar. Khususnya untuk bidang pembinaan dan prestasi PP PBSI.

“Dari hasil turnamen internasional ini memang ada peningkatan di tunggal putri, tapi masih jadi PR kita. Upayanya, atlet-atlet muda ini kita kirim ke kejuaraan-kejuaraan yang levelnya internasional, seperti internasional series, internasional challenge, dan lainnya,” ujarnya usai penutupan kejuaraan, Minggu (27/10) malam.

Dia menuturkan, atlet seperti Aurum masih perlu terus didorong prestasinya. Ia menilai, prestasi Aurum masih naik turun. Pihaknya pun menaruh harapan besar pada atlet ini, selain juga atlet-atlet tunggal putri lainnya untuk masa depan bulutangkis Indonesia.

“Pada pertandingan sebelumnya Aurum itu sudah bagus. Dalam kejuaraan ini sektor tunggal putri dikuasai Jepang yang dua atlet andalannya bertemu di final. Ke depan, kita harus kerja ekstra lagi agar tunggal putri kembali meningkat,” katanya.

Dapatkan perlengkapan bulu tangkis dengan harga terbaik

Dalam kejuaraan yang dapat memengaruhi peringkat dunia ini, tim Indonesia meraih gelar juara di sektor ganda campuran, ganda putri, dan tunggal putra. Adapun ganda putra dengan atletnya M Fachrikar/Amri Syahnawi kalah di final dari pasangan Kore, Kang Min Hyuk/Kim Jae Hwan.

Ganda campuran Indonesia meraih gelar dengan atlet Zacharia Joshiano Sumantri/Hediana Julimarbela yang di final mengalahkan rekan senegaranya. Gelar di ganda putri diraih oleh pasangan Anggia Shitta Awanda/Pia Zebadiah Bernadet yang di final mengalahkan pasangan asal Jepang.

Sementara sektor tunggal putra meraih gelar atas nama Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay yang di partai puncak mampu mengalahkan seniornya, Sony Dwi Kuncoro. Menghadapi lawan yang lebih senior dan sarat pengalaman diakui Ikhsan sempat merasa gugup saat mengawali duel di game pertama.

“Puji Tuhan saya bisa juara kali ini. Ini semua bukan karena hebatnya saya, tapi karena ada campur tangan Tuhan juga. Yang pasti saya sangat senang bisa juara. Gelar ini sangat berharga bagi saya, karena hampir satu tahun ga naik podium,” ungkap Ikhsan usai laga.


(Asef Amani/CN26/SM Network)