• KANAL BERITA

KONI Salatiga Masukkan 11 Cabang Olahraga ke Lini Satu

Persiapan Porprov 2022

PAMER OTOT : Para atlet bina raga Salatiga pamer otot saat memeriahkan peringatan Haornas tingkat kota Salatiga di Halaman Balai Kota Salatiga. (suaramerdeka.com / Moch Kundori)
PAMER OTOT : Para atlet bina raga Salatiga pamer otot saat memeriahkan peringatan Haornas tingkat kota Salatiga di Halaman Balai Kota Salatiga. (suaramerdeka.com / Moch Kundori)

SALATIGA, suaramerdeka.com - KONI Kota Salatiga memasukkan 11 cabang olahraga ke dalam kategori lini satu untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2022 mendatang.   Cabang-cabang olahraga tersebut adalah peraih emas pada Porprov 2018 lalu yaitu atletik, anggar, aero modeling, judo, gulat, wushu,  angkat berat, angkat besi, dan bina raga (PABBSI),  pencak silat, catur, tarung derajat, dan Yongmoodo.

Plt Ketua KONI Salatiga Agus Purwanto mengatakan, cabang-cabang yang termasuk dalam lini satu tersebut diharapkan bisa mempertahankan atau meningkatkan prestasi dalam Porprov mendatang. Meski begitu, cabang olahraga lain yang tidak termasuk lini satu ini tetap didorong guna memberikan prestasi untuk Salatiga.

"Tahun ini  ada 100 atlet  menerima insentif yaitu dari cabang olahraga lini satu dan yunior. Kita berdoa insentif dan jumlah atlet tahun depan bertambah yang bisa menjangkau atlet dari cabang olahraga lini dua mau pun tiga ," katanya.

Ditambahkan Agus, KONI akan berupaya meningkatkan prestasi olahraga di Salatiga yang muaranya pada Porprov, PON atau kejuaraan internasional. Ada pun pelatihan terpusat untuk persiapan Porprov baru dimulai tahun depan. "Tentunya ke depan, prestasi olahraga Salatiga  bisa jauh lebih baik lagi. Apalagi sekarang kita didukung fasilitas latihan yang lebih memadai. Mudah-mudahan Porprov yang akan datang bisa meningkat hasil perolehan medalinya,"katanya.

Disebutkan,  penambahan fasilitas olahraga yang dimaksud, di antaranya, saat ini  ada  pusat pelatihan olahraga  KONI di kompleks Kantor KONI Salatiga. Di lokasi itu sudah ada peralatan gym  paling lengkap di Salatiga.  Sebentar lagi ada layanan kesehatan yaitu   medical sport center , pusat latihan (puslat) bela diri, puslat senam, puslat menembak, dan puslat catur.

Selain itu tersedia  koperasi olahraga, dan sekretariat bersama cabang olahraga. "Nanti secara bertahap KONI akan menambah sarana dan prasarana pendukung latihannya," katanya.

Dalam Porprov 2018 lalu, kontingen Salatiga meraih 30 emas, 30 perak, dan 39 perunggu dan menempati peringkat ke enam klasemen akhir. Dari jumlah 26 cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Porprov lalu, Salatiga meraih prestasi di 20 cabang dengan dua cabang di antaranya yakni wushu yang meraih tujuh emas dan judo (emas emas). Kontingen Salatiga menjadi juara umum di dua cabang itu.

Pada Porprov di Solo 2018 itu kontingen Salatiga menempati peringkat keenam, naik satu peringkat dari Porprov sebelumnya di Banyumas.


(Moch Kundori/CN26/SM Network)