• KANAL BERITA

215 Pebiliar Perebutkan Tiket PON 2020

Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Indonesia (PB POBSI) Hary Tanoesoedibjo resmi membuka kejuaraan biliar pra-PON 2020 di Jakarta, Rabu (21/8). Ajang perebutan tiket lolos ke PON 2020 Papua ini mempertandingkan empat divisi yaitu pool, snooker, billiards (english billiard) dan carom. 

Total ada 215 atlet (180 putra dan 35 putri) dari 28 provinsi di Indonesia yang ambil bagian. Mereka akan bersaing memperebutkan 82 slot dari total 108 kuota yang tersedia di cabang olahraga biliar pada PON tahun depan. Hary Tanoe menyambut baik gelaran pra-PON kali ini. Pria yang akrab disapa HT ini juga memberi wejangan kepada para atlet agar menumbuhkan dan memperkuat mental berkompetisi. 

"Saya sangat menyambut positif pra-PON kali ini. Saya ingin para atlet memiliki semangat berkompetisi. Olahraga kalau mau besar harus mandiri. Harus jadi industri. Dengan begitu, akan berkembang. Atletnya bisa jadi profesi,” kata HT.

“Ini sasarannya kami membangun biliar dari industri. Langkahnya adalah dengan menggalakkan kompetisi di semua lapis usia dan ekspos media secara luas. Kalau tidak bisa menjadikannya sebagai industri, tidak akan maju. Ini kewajiban semua stakeholder,” ujarnya.

Ketua Panitia Pelaksana pra-PON Biliar, Achmad Fadil Nasution mengapresiasi antusiasme para pebiliar dari seluruh Indonesia untuk mengikuti ajang kualifikasi ini. Dijelaskan, ada 20 nomor di empat divisi yang dipertandingkan dalam Pra PON kali ini. Rinciannya, 10 nomor di divisi pool (tunggal dan ganda putra putri), dua nomor di divisi snooker, empat nomor di divisi carom dan dua nomor di divisi english billiards.

"Mereka akan bersaing memperebutkan 82 dari total 108 kuota yang tersedia di cabang olahraga biliar pada PON 2020 di Papua. Yang berhak lolos ke PON 2020 untuk nomor tunggal hanya para peraih medali. Sementara untuk nomor ganda hanya juara saja yang lolos," kata Fadil.


(Arif M Iqbal /CN26/SM Network)