• KANAL BERITA

Hino Dutro Vs Isuzu Elf, Siapa yang Paling Konsisten?

PROTOTYPE: Isuzu memperkenalkan minibus  Traga, dalam ajang GIIAS 2019 ICE-BSD Tangerang.. Namun masih sebuah minibus prototype dan belum akan dijual di pasaran. (suaramerdeka.com / Diaz Abidin)
PROTOTYPE: Isuzu memperkenalkan minibus Traga, dalam ajang GIIAS 2019 ICE-BSD Tangerang.. Namun masih sebuah minibus prototype dan belum akan dijual di pasaran. (suaramerdeka.com / Diaz Abidin)

HINO Dutro micro bus bersaing ketat dengan Isuzu Elf. Jenis ini merupakan primadonanya Isuzu. Mobil yang berkonsep mini bus ini dibekali dengan perfoma yang tangguh serta handal dalam setiap kondisi.

Dibekali dengan mesin 4JB1-TC dengan kapasitas 2.771cc membuat tenaga yang dihasilkan menjadi lebih besar, sekitar 100 PS. Dengan tenaga sebesar itu mobil Isuzu Elf ini akan menjadi lebih cepat dan ringan dalam melakukan akselarasinya, apalagi torsi yang dihasilkan pun terbilang cukup besar.

Sama dengan produk Hino, Elf juga memiliki ukuran cabin besar dengan ruang dalam mobil yang luas. Dengan ruang yang lapang itu, mobil ini mampu manampung sekitar 16 orang penumpang. Selain itu mobil ini juga dilengkapi dengan ruang bagasi yang cukup luas sehingga memudahkan penumpang menyimpan barang-barang bawaan.

Dengan komposisi tempat duduk yang mencapai 16 kursi serta desain mobil yang besar dan memiliki tamilan yang elegant, membuat mobil ini sangat cocok untuk armada antar jemput anak sekolah, travel dan tour. Dengan keunggulan itu wajar jika Elf laris manis. Sepanjang 2018, micro bus ini menopang penjualan Izusu. GM Marketing Division Izusu Astra Motor Indonesia, Attias Asril  mengatakan dari total penjualan 25.286 unit, Elf berkontribusi 14.966 unit.

Dapatkan perlengkapan otomotif dengan harga termurah

Sementara untuk menjaga rivalitas di segmen ini, PT Toyota Astra Motor meluncurkan Toyota HiAce Premio model baru pada ajang GIIAS 2019. Lansiran baru ni digadang-gadang mengisi pasar premium yang mampu memberikan kenyamanan bagi penumpang.

Anton Jimmi Suwandy, Direktur Marketing TAM mengatakan tampilan HiAce Premio berubah. Bagian depan hadir dengan model semi-bonet. Desain HiAce Premio didasarkan pada konsep mewah dan kuat, Robust-Luxury. "Mobil ini durable costnya minimal, mampu memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penumpangnya dan mudah dikendarai meski memiliki dimensi besar dan panjang," katanya.

Ia optimistis Premio dapat meningkatkan penjualan HiAce. Target penjualan dinaikkan dari  250-300 unit per bulan menjadi 350 unit sebulan. Lebih jauh, melihat kapasitas, HiAce Premio yang mampu menampung 12 penumpang pun masih terasa lapang. Interior masih kental nuansa mewah dengan warna abu-abu.

Kursi dengan model tinggi cocok untuk semua orang dengan posisi yang bisa diatur. "Pembeli juga bisa memilih opsi mengubah jumlah kursi menjadi de;apm buah untuk menambah lapang kabin," ujar Anton.

Hino, Izusu, Toyota, boleh menepuk dada. Tetapi kini telah lahir pesaing baru untuk mikrobus, yaitu Nissan NV350 Urvan. Dari Jepang, kendaraan ini telah dipasarkan bahkan Asia Tenggara, khususnya Filipina. Bahkan beberapa media setempat telah mencicipinya.

Andai Nissan Indonesia berani mendatangkan tipe ini, kemungkinan ada alternatif baru bagi para pengusaha persewaan mobil. Desainnya benar-benar lebih modern dan mengungguli para rivalnya. Belum lagi Isuzu yang memperkenalkan kendaraan barunya yakni Isuzu Traga. Sebuah minibus prototype dalam ajang GIIAS 2019 ICE-BSD Tangerang. Sayangnya, minibus ini belum akan dijual di pasaran.

Pada kelas premium, pabrikan Jerman Mercedez Benz mengincar kelasnya tersendiri. Melalui Van, Sprinter-nya kelas konsumen mobil komersial VVIP diincarnya. Di kota-kota besar seperti Semarang, kendaraan ini digunakan untuk perhotelan, ada juga biro perjalanan kelas premium. Pasar utamanya di Bali dengan sasaran kelas atas.


(Diaz Abidin, Eko Adi N/CN26/SM Network)