• KANAL BERITA

Pemkab Semarang Diminta Peduli Anggaran Olahraga

BERTANDING: Peserta kelompok umur anak bertanding pada Kejuaraan Bulutangkis Gotong Royong Cup V 2019  di GOR Gotong Royong Ambarawa. (suaramerdeka.com / Ranin Agung)
BERTANDING: Peserta kelompok umur anak bertanding pada Kejuaraan Bulutangkis Gotong Royong Cup V 2019 di GOR Gotong Royong Ambarawa. (suaramerdeka.com / Ranin Agung)

AMBARAWA, suaramerdeka.com - PBSI Pengkab Semarang berharap ada perhatian kepada atlet dari Pemerintah Kabupaten Semarang. Hal itu diutarakan Ketua PBSI Pengkab Semarang, Subagyo Santoso, Jumat (12/7). Perhatian kepada olahraga yang mungkin belum berprestasi pun, menurutnya, perlu dukungan anggaran. “Pembinaan atlet tentunya sejak dini kami lakukan. Karena prinsip kami, mereka bisa senang terlebih dahulu pada olahraga bulutangkis,” katanya.

Sejauh ini, ia bersama pengurus kabupaten tetap rutin menggelar kejuaraan. Alokasi waktunya, sengaja dipilih bertepatan dengan libur sekolah sehingga bisa memberikan kesempatan kepada pelajar untuk turun bertanding. Dari sisi keterampilan dan teknik, Subagyo menilai secara umum kemampuan para atlet terbilang baik.

“Kaderisasi tetap berjalan, karena itu kami anggap penting jadi pengurus pun senantiasa memberikan kesempatan agar atlet muda atau pendatang baru bisa berprestasi,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang, Sukaton Purtomo Priyatmo ketika dimintai tanggapan mengatakan, bila pihaknya tetap melakukan monitoring dan evaluasi atas prestasi masing-masing cabang olahraga yang ada di Kabupaten Semarang. Kaitannya dengan anggaran pembinaan, sudah diwujudkan dalam bentuk dana hibah ke KONI.

“Tetap kami monitoring dan selalu diperhatikan. Pembinaan atlet sendiri, selain di klub maupun pengurus cabang olahraga juga dilakukan di lingkungan sekolah melalui kegiatan ekstra kurikuler olahraga,” katanya.


(Ranin Agung/CN26/SM Network)