• KANAL BERITA

Pegulat Pemalang Sumbang Emas untuk Jateng di Kejurnas Remaja

TUNJUKKAN PIALA : Tim gulat Pemalang yang memperkuat Jateng dalam kejurnas gulat remaja di Kendal berfoto sambil menunjukkan piagam dan piala. 9suaramerdeka.com / Ali Basarah)
TUNJUKKAN PIALA : Tim gulat Pemalang yang memperkuat Jateng dalam kejurnas gulat remaja di Kendal berfoto sambil menunjukkan piagam dan piala. 9suaramerdeka.com / Ali Basarah)

PEMALANG, suaramerdeka.com - Pegulat putri Pemalang Bella Evita Meysa berhasil menyumbangkan satu medali emas dalam kejuaraan gulat remaja tingkat nasional untuk kontingen Jawa Tengah. Dalam kejuaraan yang digelar di Kendal tersebut sebagai tuan rumah Jateng tampil menjadi juara umum dengan mengantongi lima medali emas tiga perak dan satu perunggu.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Sapardi melalui Kasi Olahraga Sobirin menyambut baik prestasi gulat remaja tersebut. Menurutnya olahraga gulat meskipun baru dua tahun berdiri di Pemalang namun sudah mencetak prestasi baik di tingkat pelajar (Popda) maupun remaja. "Prestasi ini sangat memotivasi pembinaan gulat di Pemalang,"kata sobirin didampingi pelatih gulat Pemalang Edi Bogel dan manajer tim gulat Pemalang Dwi Rizki Hutomo.

Dwi Rizki menambahkan, Bella sebelumnya berlatih di GOR Kridanggo. Seiring berjalannya waktu prestasi terus diraih Bella hingga ia dilirik Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jateng untuk bergabung di Pusat Pembinaan dan Latihan Olahraga Pelajar daerah (PPLOPD) Jateng. "Selain Bella, tim gulat Pemalang yang bergabung dengan kontingen Jateng dalam Kejurnas kemarin juga menyumbangkan medali perak dan perunggu," terangnya.

Perak diraih Yoga dan Sepviolin Zaylanika kemudian perunggu dipersembahkan Dika Dwi. Sumbangan empat keping medali ini membuat Kontingen Jateng tak terkejar provinsi lainnya. Berada di posisi kedua dan ketiga dalam kejuaraan tersebut antara lain Sumatera Barat dan Bengkulu. Sumatera Barat meraih empat emas, empat perak dan tiga perunggu sementara Bengkulu meraih satu emas, empat perak dan tujuh perunggu.


(Ali Basarah/CN26/SM Network)