• KANAL BERITA

Indonesia Kirim 12 Pecatur

Japfa GM dan WGM Tournament 2019

CATUR KILAT: GM Susanto Megaranto berhadapan dengan IM Sophie Milleet (Perancis) dalam eksebisi catur kilat usai pembukaan turnamen catur internasional Japfa GM dan WGN Tournament 2019 di Hotel Inna Garuda Yogyakarta, Kamis (13/6). (suaramerdeka.com / Gading Persada)
CATUR KILAT: GM Susanto Megaranto berhadapan dengan IM Sophie Milleet (Perancis) dalam eksebisi catur kilat usai pembukaan turnamen catur internasional Japfa GM dan WGN Tournament 2019 di Hotel Inna Garuda Yogyakarta, Kamis (13/6). (suaramerdeka.com / Gading Persada)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Bertindak sebagai tuan rumah, Indonesia mengirim 12 pecaturnya pada turnamen catur internasional JAPFA GM dan WGN Tournament 2019 yang berlangsung di Hotel Inna Garuda Kota Jogja, 13-22 Juni. Mereka bersaing dengan 12 pecatur dunia lainnya yang ambil bagian pada turnamen yang diinisiasi PB Percasi dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (Japfa).

Nama-nama pecatur Tanah Air yang ambil bagian seperti dua atlet Indonesia yang baru saja meraih juara turnamen tingkat zona kawasan Benua Asia (zonal 3.3 Asia Timur) di Ulanbator, Mongolia, 15 April lalu yakni GM Susanto Megaranto (elo rating 2548) dan WGM Medina Warda Aulia (2375). Penampilan keduanya yang sama sama turun di kelompok Grand Master (GM) juga diikuti oleh pecatur Indonesia lainnya seperti IM Novendra Priasmoro (2457), IM Yoseph Theolifus Taher (2446), IM Sean Winshand (2422) dan FM Azarya Josi Setiaki (2421).

Sementara di kelompok WGM ada WIM Chelsie Monica Sihite (2212), WIM Dewi AA Citra (2205), WFM Ummi Fisabillah (2201), WFM Monica Putri (2151), WFM Tammi Nasuha Nurdin (2125) dan WFM Zahra Chumaira (2112). 

Dalam turnamen yang secara resmi dibuka oleh Corporate Affairs Director JAPFA Rachmat Indrajaya dan Ketum PB Percasi Utut Adianto petang tadi, para pecatur luar negeri yang akan ambil bagian di kelompok putra diantaranya, GM Kokarev dari Rusia yang memiliki elo rating 2609, GM Ivan Sokolov (Belanda, 2595), GM Rustam Khusunutdinov (Kazakshtan, 2471), GM Rhagunandan Kaumandur Srihari (India, 2442), IM Arghyadip Das (India, 2439), IM Ravi Teja (India, 2405).

Sedangkan di kelompok putri, pecatur luar negeri yang ambil bagian diantaranya, WGM Keti Tsatsalashvili (Georgia, 2356), WGM Gong Qianyun (Singapura, 2381), IM Sophie Millet (Prancis, 2415), IM Alina L'ami (Romania, 2293), WIM Luong Phong Hanh (Vietnam, 2271), dan WIM Rucha Pujarti (India, 2234). "Turnamen ini merupakan wujud komitmen JAPFA untuk mencari dan memupuk bibit unggul catur Indonesia demi meraih gelar Grand Master," kata Rachmat Indrajaya saat pembukaan, Kamis (13/6).

Dongkrak Reputasi

Menurut Rachmat, saat ini Indonesia memerlukan pecatur-pecatur bergelar Grand Master lebih banyak guna mendongkrak reputasi caturnya di dunia melalui pergelaran sejumlah turnamen tingkat internasional. Strategi ini telah berhasil dilakukan Tiongkok sehingga mampu menggeser posisi Amerika Serikat dan Rusia sebagai kekuatan utama catur dunia.

Usai membuka kejuaraan, Ketum PB Percasi, Utut Adianto menambahkan, dengan adanya turnamen internasional ini diharapkan dapat menjadi sarana peningkatan kemampuan atlet-atlet Indonesia. Pasalnya, dengan menghadirkan GM dengan elo rating tinggi, seperti GM Kokarev dan GM Ivan Sokolov, diharapkan pecatur tanah air bisa belajar banyak di setiap pertandingannya.

Dengan menggunakan format pertandingan sembilan babak, Utut berharap nantinya pecatur-pecatur Indonesia dapat mengeluarkan kemampuan terbaik. Khusus untuk GM Susanto Megaranto dan WGM Media Warda Aulia, ajang ini juga diharapkan bisa jadi persiapan sebelum tampil di Kejuaraan Dunia 2019. 

"Dengan berjumpa dengan lawan tanding yang mumpuni dari Asia dan Eropa, Kami harapkan bisa meningkatkan elo rating pecatur Indonesia menuju Grand Master muda," tandas Utut.

Usai pembukaan, GM Susanto Megaranto didaulat melakukan eksebisi catur kilat melawan IM Sophie Milliet (Perancis, 2415) yang dimenangkan Susanto


(Gading Persada /CN26/SM Network)