• KANAL BERITA

Airbrush Bertema Guns N’ Roses Bikin Tambah Garang

Foto: suaramerdeka.com  / Maulana M Fahmi
Foto: suaramerdeka.com / Maulana M Fahmi

AIRBRUSH  bertema Guns N’ Roses dengan dominasi warna hitam, merah, dan emas menempel pada sisi samping tangki dan dek. Terlihat sempurna kegaranganya dengan aura hitam dop si scrambler itu. Sementara pada tangki atas, divariasi corak merah horizontal dari depan ke belakang. “Kebetulan suka Guns N’ Roses,” kata dia.

Secara dimensi berat, memang cukup berat bagi orang biasa yang baru pertama kali memegang motor besar. Namun bagi Pulung, itu masih dalam ukuran nyaman. “Lagian bawa motor ini tidak suka kencang. Ya pelan-pelan aja dinikmati kenyamanannya. Secara performa enak. Saya touring terjauh baru sampai di Dieng, Banjarnegara,” jelasnya.

Modifikasi penuh bisa dimulai dari bagian lampu depan hingga ekor. Lampu depan menggunakan headlamp berbatok bulat, namun sumber cahayanya menggunakan LED. Pada speedometer menggunakan digital merek Koso. Aksesoris itu terpasang pada stang expedition dengan model sedikit lebih tinggi ala café racer. Supaya badan tidak terlalu membungkuk, lantas akan nyaman dikendarai.  Kopling yang terpasang milik BMW GS.

Pada shockbreaker depan mengambil milik Yamaha R6. Sampai pada bagian pengereman menggunakan dobel cakram. Veleg lebar warna hitam dan ruji aksen krom. Sementara ban depan, terpasang merek Shinko 130/80 -17. Roda belkang,  Shinko E 805 150/70-17.

Pada shockbreaker belakang, terpasang merek Ohlins berwarna hitam, dan emas. Shockbreaker harus tepat terpasang swing arm yang sudah di kustom. Kemudian mendukung jok atas yang dibuat dua dudukan dengan keragka yang di kutom datar ke belakang. Tak seperti motor pda umumnya, rantai di sini terpasang pada bagian kanan.

Rantai ini penggerak dari mesin denga satu silinder asli Royal Enfield Classic 500 Stealth Black itu. Adapun knalpot terpasang satu pasang, kanan dan kiri. Uniknya knalpot tersebut elektrik. Sehigga memiliki dua suara yang berbeda.

“Pada stang bagian kanan itu terpasang tombol. Ada dua pilihan mode suara. Pertama suara brong yang lebih redam. Kedua ini bisa disetel dengan suara yang lebih meletup-letup. Saya puas lah sampai sekarang. Sebetulnya saya ingin bagian belakang bisa lebih lebar dan besar lagi. Tapi hubungannya pada swing arm. Lalu ada yang kurang standart motor dan tuas starter bawah berwarna krom aslinya. Yang standart sudah di cat hitam dop. Tinggal  tuas starter bawah itu,” tutupnya.

Grafis .

1.       April 2018, membeli motor klasik Royal Enfield Classic 500 Stealth Black.
2.       Motor dimodifikasi ala scrambler Triumph Bonneville 1000.
3.       Motor jadi enam bulan kemudian.
4.       Modifikasi total dilakukan meninggalkan rangka asli dan mesin.
5.       Shockbreaker depan menggunakan milik Yamah R6 dengan dobel cakram.
6.       Sepasang knalpot elektrik terpasang dengan pilihan dua suara berbda.


(Maulana M Fahmi, Diaz Abidin, Eko Adi N/CN26/SM Network)