• KANAL BERITA

Keren, di Sela Touring Club Motor Ini Santuni Lansia

 SANTUNAN : Club motor Yamaha Vixion Club Indonesia (YVCI) Rembang pada momen Ramadan tahun ini menggiatkan santunan dengan sasaran warga kurang mampu. (suaramerdeka.com / Ilyas al-Musthofa)
SANTUNAN : Club motor Yamaha Vixion Club Indonesia (YVCI) Rembang pada momen Ramadan tahun ini menggiatkan santunan dengan sasaran warga kurang mampu. (suaramerdeka.com / Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka.com – Di tengah aksi touring ke sejumlah kecamatan di Kabupaten Rembang yang dilakukan selama Ramadan, club motor Yamaha Vixion Club Indonesia (YVC-I) juga menyasar Lansia dan kalangan kurang mampu untuk disantuni. Empat kecamatan menjadi sasaran jelajah Lansia dan warga kurang mampu anggoat YVCI, yaitu Lasem, Sluke, Sarang serta Pamotan. Di Lasem mereka menemukan Lansia di Desa Ngemplak, Jatisari di Sluke Gilis di Sarang serta Desa Pamotan.

Para anggota club motor mengendarai sepeda motor dengan atribut lengkap dan bantuan berupa sembako. Sembako tersebut antara lain berisi beras 5 kg, gula 0,5 kg, mie instan, jajanan lebaran dan uang tunai yang dijumlah setiap satu sasaran mendapat Rp 500 ribu. Dari setiap perjalanan yang dilalui, tak jarang keberadaan mereka menarik perhatian orang- orang. Terlebih ketika rombongan motor modifikasi mereka parkir di depan rumah sasaran baksos, para tetangga sepertinya bertanya.

Ketua YVC-I Rembang, Heri Kuncoro mengatakan dana bakti sosial didapat dari uang kas dan donasi dari teman diluar YVC-I Rembang bahkan ada yang dari luar kota. Touring berbagi yang dicetuskan oleh Bupati Rembang Abdul Hafidz untuk kegiatan YVC-I Rembang ini merupakan kali kedua, setelah dilaksanakan di 2018 lalu “Teman-teman antusias dengan kegiatan ini, senang bisa membantu. Kami memang terus berupaya agar bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat,” kata dia.

Mbah Lasmi (70) warga Desa Soditan Kecamatan Lasem yang hidup sebatangkara mengaku terharu mendapat perhatian dari para biker tersebut. Ia pun mendoakan agar kebaikan mereka mendapatkan balasan setimpal. “Terimakasih sudah peduli, saya sudah tidak bekerja. Setiap harinya makan dari pemberian tetangga,” kata dia.


(Ilyas al-Musthofa/CN26/SM Network)