• KANAL BERITA

Rencanakan TC di Jepara, Taekwondo Jateng Beradaptasi Cuaca Papua

SURVEY LOKASI: Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia Jateng, Master Alex Harijanto (dua dari kiri) bertemu dengan pengelola gedung Sasana di Jepara dalam survey lokasi TC bagi atlet taekwondo Jateng. (suaramerdeka.com / dok)
SURVEY LOKASI: Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia Jateng, Master Alex Harijanto (dua dari kiri) bertemu dengan pengelola gedung Sasana di Jepara dalam survey lokasi TC bagi atlet taekwondo Jateng. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Jelang kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) cabang olahraga taekwondo akhir tahun ini, Tim Taekwondo Jateng makin serius mempersiapkan diri. Usai lebaran, rencananya Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Jateng akan  melakukan program pemusatan latihan khusus untuk beradaptasi dengan cuaca di Papua. Sebab di Bumi Cenderawasih juga nanti kemungkinan akan menjadi penyelenggara Pra-PON cabor ini.

Ketua Umum Pengprov TI Jateng, Master Alex Harjanto mengatakan pihaknya sudah melakukan survey lokasi  training center  (TC) di Jepara beberapa waktu lalu. Bumi Kartini dipilih sebagai calon terkuat lokasi TC para taekwondoin provinsi ini karena dinilai memiliki suhu dan cuaca yang mirip seperti di Papua.

''Di Papua nanti, para atlet akan bertanding di bawah suhu dan cuaca yang panas. Untuk itu kami mencari tempat yang representatif untuk mereka beradaptasi sejak saat ini. Pengurus kemarin sudah ke Jepara dan melihat ada satu tempat yang cocok bernama GOR Sasana,'' kata Alex.

Lokasi yang menjadi calon terkuat TC Tim Taekwondo Jateng ini diaebut juga memiliki alat-alat penunjang yang lengkap. Mulai dari alat fitnes, matras, hingga trampolin yang bisa digunakan para atlet.

''Keseriusan kami dalam menghadapi Pra-PON karena kami menargetkan 24 atlet kami bisa lolos semua di 20 nomor yang dipertandingkan ke PON 2020 di Papua. Soal lokasi latihan ini akan kami bahas di rapat pengurus, jika sepakat di Jepara kami akan tentukan tanggal. Pastinya TC ini kami gelar setelag lebaran dan sebelum program  try out  dalam dan luar negeri,'' lanjut Alex.

Wakil Sekretaris Umum Pengprov TI Jateng, Agus Supriyadi menambahkan di GOR Sasana dapat menunjang peningkatan fisik dan teknik para atlet dari fasilitas yang disediakan. Khsusnya trampolin, disebut Agus mampu meningkatkan kualitas tendangan dan reflek para atlet Jateng.

''Memang untuk lokasi Pra-PON sampai saat ini belum ditentukan. Kami memilih lokasi yang bercuaca dan bersuhu panas karena nantinya para atlet juga akan berkompetisi di Papua saat PON. Jika Pra-PON dan PON diadakan di Papua semua, persiapan kami bisa lebih baik dari saat ini agar para atlet terbiasa,'' beber Agus.

Dia juga berharap dukungan pemerintah melalui KONi terus ada pada program-program yang diadakan Penvprov TI Jateng. Sebab taekwondo menjadi satu di antara beberapa cabor unggulan pendulang medali emas di PON nantinya.

''Dengan meloloskan 24 atlet kami dari Pra-PON ke PON Papua 2020 akan semakin memperlebar kesempatan kami mempersembahkan medali emas bagi Jateng. Kami sangat mengapresiasi, perhatian KONI Jateng semakin baik dan harapannya bisa berlanjut hingga atlet berperstasi,'' tandas Agus.


(M Alfi Makhsun/CN26/SM Network)