• KANAL BERITA

25 Kenshi Dojo Pemkot Surakarta Siap Buru Emas

Kejurprov Kempo Piala Wali Kota

ASAH KEMAMPUAN: Para atlet Dojo Pemkot Surakarta mengasah kemampuan dalam latihan di Kantor Satpol Pamong Praja setempat, beberapa waktu lalu. (suaramerdeka.com / Setyo Wiyono)
ASAH KEMAMPUAN: Para atlet Dojo Pemkot Surakarta mengasah kemampuan dalam latihan di Kantor Satpol Pamong Praja setempat, beberapa waktu lalu. (suaramerdeka.com / Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka.com - Sekitar 25 atlet disiapkan Dojo Pemkot Surakarta untuk menghadapi Kejurprov Terbuka Kempo Jateng 2019 yang akan diselenggarakan pada 29-30 Juni mendatang. Para kenshi tersebut kini tengah digembleng untuk memburu medali emas pada ajang memperebutkan Piala Wali Kota Surakarta II itu.

‘’Ada 23-25 atlet yang terus ditempa, agar benar-benar siap duel pada kejurprov usai lebaran nanti. Sebagian besar dari mereka memang pemula, tapi kami harapkan ada yang bisa merebut medali emas,’’ kata koordinator pelatih dojo kempo Pemkot Surakarta, Tri ‘’Jarot’’ Wahyudi, Rabu (22/5).

Para atlet tersebut beragam usia, mulai kelompok umur (KU) 10 tahun hingga senior. Namun karena sebagian merupakan pemula, pihaknya tidak berani mematok target tinggi dalam perburuan medali nanti. Jarot memperhitungkan, raihan dua medali emas sudah jadi bidikan maksimal awak timnya. Kendati demikian, dia menekankan kenshi-kenshi muda asuhannya agar benar-benar bertarung maksimal pada ajang yang rencananya digelar di Pendhapi Gede Balai Kota Surakarta itu.

‘’Tahun lalu kami memperoleh dua keping perak dan dua perunggu. Jadi kalau nanti bisa menembus target dua medali emas, saya rasa sudah cukup bagus,’’ ujar peraih medali perak pada Kejurprov Terbuka Kempo Piala Wali Kota Surakarta I/2018 itu.

Kejurprov Kempo Piala Wali Kota II tersebut diprakarsai Dojo Pemkot Surakarta bekerja sama dengan Pengkot Persatuan Kempo Indonesia (Perkemi) Solo dan Pengprov Perkemi Jateng. Menurut Jarot, rencananya 42 medali emas bakal diperebutkan pada ajang tersebut.

Dojo-dojo dari lebih-kurang 20 kota/kabupaten di Jateng diperkirakan bakal mengirimkan atlet-atlet andalannya pada kejurprov itu. Selain Solo, biasanya daerah yang mengirimkan banyak atlet adalah Kota Semarang dan Banyumas. Kemungkinan besar jumlah peserta hampir sama dengan ajang serupa tahun lalu, yakni berkisar 200 orang.

‘’Kami pilih fokus pada persiapan tim sendiri dari pada menghitung kekuatan lawan. Meski puasa Ramadan, para atlet tetap latihan rutin tiap Rabu, Jumat dan Minggu sore di Kantor Satpol Pamong Praja Surakarta,’’ jelasnya, diamini sesama pelatih Dojo Pemkot, Galih Utomo.


(Setyo Wiyono/CN26/SM Network)