• KANAL BERITA

Ngabuburit ala Komunitas Ngetrail Wira Samudera

TREK GUNUNGPATI: Para bikers Ngetrail dilepas ke trek Gunungpati dari halaman SMK Pelayaran Wira Samudera Semarang. (suaramerdeka.com / Royce Wijaya)
TREK GUNUNGPATI: Para bikers Ngetrail dilepas ke trek Gunungpati dari halaman SMK Pelayaran Wira Samudera Semarang. (suaramerdeka.com / Royce Wijaya)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Bulan Ramadan tak menyurutkan niat ratusan anggota komunitas Ngetrail Wira Samudera untuk melampiaskan hobinya. Dalam situasi berpuasa, semangat bikers untuk Ngetrail tetap tinggi untuk menaklukan trek di kawasan Trangkil, Gunungpati, Semarang.

Setidaknya ratusan bikers terdiri Taruna, guru, karyawan SMK Pelayaran Wira Samudera, pengurus Yayasan Pendidikan Pembangunan (YPP) Semarang, serta komunitas Ngetrail ikut serta menjelajah trek, sambil menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit. 

"Teman-teman klub, memberikan pelatihan dan edukasi, mempertahankan hidup, serta kerja sama tim buat para Taruna SMK Pelayaran Wira Samudera. Meski berpuasa, tapi hobi tetap bisa berjalan, Ngetrail ini juga jadi sarana ngabuburit teman-teman," jelas Bendahara YPP Semarang Sugiharto di sela-sela pelepasan bikers Ngetrail oleh Kepala SMK Pelayaran Wira Samudera Semarang Indri Desiyanti MPd di halaman sekolahnya, Minggu (19/5). 

Komunitas Ngetrail dilepas menuju trek Trangkil, selanjutnya mereka kembali ke sekolah untuk mengikuti buka bersama, bagi-bagi takjil, serta pembagian santunan anak panti asuhan. Menurut Indri, kegiatan Ramadan ini tidak sekadar makan-makan bersama saat berbuka puasa. "Ini sekaligus upaya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan di bulan suci Ramadan. Kami mengundang 185 anak-anak panti asuhan untuk diberikan santunan," tandasnya. 

Komite SMK Pelayaran Wira Samudera Zainal Abidin Petir mengatakan, ngabuburit yang dilakukan anggota komunitas dengan cara Ngetrail ini asyik. "Mereka mengisi waktu berpuasa dengan melakukan hobinya mengendarai motor trail. Ini sekaligus untuk menunjukkan orang Ngetrail itu bukan untuk hura-hura, sebagaimana semboyan sekolah, Yang Penting Happy," ungkapnya.


(Royce Wijaya/CN26/SM Network)