• KANAL BERITA

Pembalap Solo Bersiap Hadapi Pra-PON

Asah Performa di Jalur Tanjakan

LATIHAN TANJAKAN: Pembalap remaja Solo Annisa Destein Cindy Qiawati memacu sepedanya dalam latihan di tanjakan lereng Gunung Lawu, Karanganyar. (suaramerdeka.com / Setyo Wiyono)
LATIHAN TANJAKAN: Pembalap remaja Solo Annisa Destein Cindy Qiawati memacu sepedanya dalam latihan di tanjakan lereng Gunung Lawu, Karanganyar. (suaramerdeka.com / Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka.com - Dua pembalap muda Solo bersiap menghadapi Pra-PON. Annisa Destein Cindy Qiawati sudah dipastikan masuk dalam daftar awak tim Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Jateng guna memburu tiket menuju PON Papua 2020 itu. Sementara Shindu Ardiyanto berstatus sebagai atlet cadangan dalam rancangan tim Jateng.

‘’Meski statusnya berbeda, kedua atlet yang masih duduk di bangku SMA tersebut tetap ditempa secara maksimal. Sebab dalam proses persiapan tim Jateng nanti, ada promosi-degradasi,’’ kata Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Pengkot ISSI Solo, Agus Sadiyanto, Senin (13/5).

Pria yang juga pelatih tim balap sepeda Kota Bengawan itu menambahkan, keduanya sama-sama memiliki potensi untuk menyodok ke tataran ajang adu kebut nasional. Tentu saja potensi yang dimiliki dapat berkembang secara maksimal jika terus diasah dalam latihan rutin. ‘’Shindu punya peluang merapat jika perubahan promosi, karena dia menembus tiga besar pada seleksi nomor cross country atau XC di Purwokerto, beberapa waktu lalu,’’ tambah Agus.

Kedua pembalap Solo itu turut bersaing pada selekda ISSI Jateng di kawasan wisata Baturaden, Purwokerto, 29-30 Maret lalu. Pada kompetisi pembalap berusia maksimal 20 tahun itu, Cindy menjadi jawara di nomor individual time trial (ITT) putri. Siswa kelas satu pada SMAN 7 Surakarta tersebut juga menjadi yang tercepat di lintasan XC putri. Sementara Shindu yang masih berstudi di SMA Batik 2 Surakarta finish di urutan ketiga pada adu kebut di jalur XC putra.

Kini keduanya tetap menjalani latihan rutin di jalur-jalur tanjakan menuju lereng Gunung Lawu Karanganyar, serta jalur rolling Wonogiri. Pembalap senior Solo, Endra Wijaya sering melakukan pengawalan dan turut memberi bimbingan dalam latihan di jalur jalan raya itu. ‘’Saya selalu berusaha turut mendorong latihan adik-adik demi peningkatan prestasi mereka. Tentu saja tetap berkoordinasi dengan pelatih,’’ ujar Endra.

Agus menambahkan, latihan cross country bagi para pembalap muda itu juga sudah dirancang. Mereka rencananya segera digembleng lagi di jalur XC kawasan Solo Techno Park yang menjadi venue pada Porprov XV/2018.


(Setyo Wiyono/CN26/SM Network)