• KANAL BERITA

Seputar Asrama Haji Jadi Arena Tes ITT

Pelatnas Paracycling APG Filipina

TES AWAL: Sejumlah atlet pelatnas paracycling bersiap menjalani tes awal individual time trial (ITT) di jalan raya seputar Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali. (suaramerdeka.com / Setyo Wiyono)
TES AWAL: Sejumlah atlet pelatnas paracycling bersiap menjalani tes awal individual time trial (ITT) di jalan raya seputar Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali. (suaramerdeka.com / Setyo Wiyono)

BOYOLALI, suaramerdeka.com - Jalan seputar Asrama Haji Donohudan Boyolali menjadi arena tes awal individual time trial (ITT) bagi para atlet pelatnas paracycling proyeksi ASEAN Para Games (APG) Filipina 2019, Sabtu (11/5). Belasan pembalap sepeda disabilitas harus melahap jalan memutar sepanjang lebih kurang 4,58 kilometer yang masuk wilayah Kecamatan Ngemplak itu dalam dua laps.

‘’Jadi total jarak yang ditempuh setiap pembalap dalam dua laps tersebut mencapai 9,16 kilometer. Kecepatan rata-rata para atlet lama pelatnas 35 km/jam ke atas, sementara atlet-atlet baru di bawah 35 km/jam,’’ kata koordinator pelatnas paracycling Fadilah Umar, Minggu (12/5).

Pemilihan lokasi itu karena jalan yang melintas di kawasan Donohudan dan Gagaksipat tersebut relatif halus dan tidak terlalu ramai lalu lintasnya.  Apalagi pelatnas APG yang diselenggarakan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) dipusatkan di Solo, sejak 1 Mei lalu.

Dia menjelaskan, hasil tes menjadi data awal 13 atlet paracycling. Tercatat enam atlet eks pelatnas Asian Para Games 2018 yang bertahan, sedangkan tujuh lainnya wajah-wajah baru. ‘’Data awal dibutuhkan guna mengetahui kondisi saat ini, serta progres atlet selama menjalani pelatnas,’’ ujar Umar yang juga dosen Fakultas Keolahragaan (FKor) UNS Surakarta itu.

Berdasarkan tes awal, pembalap M Fadli Imammuddin yang masuk klasifikasi MC4, tercatat sebagai yang tercepat. Atlet yang baru saja menggenggam medali emas pada kejuaraan Road ACC Tashkent Uzbekistan pada 23-28 April lalu itu, mencatatkan kecepatan rata-rata 42,66 km/jam. Tepat di bawahnya terdapat Sufyan Saori (kelas MC5) dengan kecepatan rata-rata 41,58 km/jam.

‘’Ada seorang atlet yang disiapkan untuk mengikuti triathlon (renang-balap sepeda-lari), turut mengikuti tes awal yakni Ahmad Zein (kelas MC5). Kecepatan rata-ratanya lumayan, 34,28 km/jam,’’ tutur Umar.

Sebelum menjalani tes ITT tersebut, selama seminggu sebelumya mereka melakukan latihan biasa di jalan raya. Beberapa jalur yang ditempuh antara lain Boyolali, Karangpandan (Karanganyar) dan Klaten. ‘’Kami lebih fokuskan persiapan ke road race, karena pada APG Filipina 2019 yang bakal dilaksanakan pada Januari 2020 itu, hanya menggelar nomor-nomor jalan raya. Jadi nomor-nomor track tidak dilombakan,’’ jelas Umar.


(Setyo Wiyono/CN26/SM Network)