• KANAL BERITA

Kejuaraan Oneprix Gabungkan antara Balapan dan Entertainment

Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kejuaraan Nasional (Kejurnas) balap motor bertajuk "Oneprix-Indonesia Motorprix Championship 2019" bakal digelar selama lima putaran. Sesuai jadwal, seri perdana kejuaraan yang digelar tvOne dan PP IMI akan dilangsungkan di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat, 7 Juli 2019.

Menurut Sekjen Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP IMI) Jeffrey JP, konsep yang diusung pada Oneprix 2019 tak hanya balapan semata, tapi juga hiburan. Selain itu, regulasi akan diperketat supaya pembalap yang mengaspal terjamin keselamatannya. "Kalau dulu, balapan hanya fokus pada olahraganya saja, tapi kalau sekarang digabung dengan entertainment. Jadi masyarakat yang menyaksikan bisa terhibur dengan balapan yang menarik," kata Jeffrey pada acara pengenalan Oneprix di Jakarta, Rabu (8/5).

Turut hadir pada acara itu, antara lain Wakil Presiden Direktur Viva Group Ardiansyah Bakrie, Ketua Umum PP IMI Sadikin Aksa, Direktur Sales, Marketing dan Business Development tvOne David Burke dan Direktur Program & Sport tvOne Reva Deddy Utama.

Adapun putaran kedua hingga kelima, berturut-turut akan diselenggarakan di Sirkuit Bung Tomo, Surabaya (4 Agustus), Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya (1 September), Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya (13 Oktober) dan Sirkuit Bung Tomo, Surabaya (10 November).

Sebelum menentukan dua sirkuit tersebut, penyelenggara Oneprix sudah melakukan survei sirkuit di sejumlah  kota seperti Palembang, Semarang dan Yogyakarta. Namun, lokasi yang cocok untuk menggabungkan konsep balapan dan entertainment adalah Tasikmalaya dan Surabaya. Kendati demikian, ke depan penyelenggara akan memperbanyak kota di Indonesia.

Wakil Presiden Direktur Viva Group Ardiansyah Bakrie mengakui, Kejurnas Oneprix diperuntukkan kalangan menengah ke bawah. Sebab, empat kelas yang diperlombakan mewakili kalangan tersebut, yaitu bebek 150 cc tune up (expert), bebek 150 cc tune up (novice), bebek 150 cc standard (rookie) dan sport 150 cc (open qualification). "Kami lihat bahwa banyaknya antusiasme masyarakat kalangan bawah, motornya motor bebek. Antusiasme itu penting untuk mengangkat olahraga ini yang bersifat lokal, kita buat skala nasional. Insyaallah hasilnya akan kita bawa ke internasional. Kami ingin mencetak national hero baru," ungkap Ardi.


(Arif M Iqbal /CN26/SM Network)