• KANAL BERITA

Pelatnas Voli Duduk Ajukan Tambahan Atlet

Jalani Training Camp di Solo

VOLI DUDUK: Sejumlah atlet pelatnas voli duduk National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) berlatih di GOR Baturan Colomadu, Selasa (7/5) sore. (suaramerdeka.com / Setyo Wiyono)
VOLI DUDUK: Sejumlah atlet pelatnas voli duduk National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) berlatih di GOR Baturan Colomadu, Selasa (7/5) sore. (suaramerdeka.com / Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka.com - Empat atlet diajukan guna menambah kekuatan tim pelatnas voli duduk yang saat ini sedang menjalani training camp (TC) di Solo. Jika permohonan tersebut dipenuhi, maka jumlah awak tim putra pelatnas proyeksi ASEAN Para Games (APG) Filipina 2019 tersebut menjadi 12 orang.

‘’Sementara ini total atlet dalam tim putra delapan orang. Tim putri urung menjalani pelatnas, sebab ternyata hanya ada dua tim, salah satunya Indonesia, yang mendaftar ke panitia APG. Jadi tidak bisa dipertandingkan,’’ kata manajer tim pelatnas voli duduk National Paralympic Committee (NPCI), Aziz Ariyanto, Rabu (8/5).

Alumnus Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta tersebut menambahkan,  para pebola voli yang direkrut telah disaring dari berbagai ajang. Selain awak tim pelatnas APG periode lalu, juga hasil pencematan dari Kejurnas NPCI di Solo pada akhir tahun lalu. ‘’Kami canangkan perburuan medali emas, karena itu kami juga mengajukan tambahan agar timnya benar-benar kuat,’’ tambah warga Donohudan, Ngemplak, Boyolali itu.

Delapan atlet tersebut digembleng dalam latihan rutin di gedung olahraga (GOR) kompleks Balai Desa Baturan, Colomadu. Selama bulan Ramadan ini, para pebola voli itu menjalani latihan setiap sore hari. Adapun sesi pagi belum dimaksiamalkan, karena sebagian besar atlet menjalankan puasa. Mereka mulai berkumpul dan menjalani TC di Kota Bengawan sejak sepekan lalu.

‘’Tiga di antara atlet-atlet itu berasal dari Jateng. Mereka adalah Murdiyan, Raharjo (Solo) dan Purwadi, yang selama ini juga merupakan awak tim voli Jateng,’’ tutur asisten pelatih voli duduk, Matsuri.

Menurutnya, tim yang diraciknya bersama pelatih Deddy Whinata tersebut diharapkan mampu mencapai laga puncak serta menjuarai pertarungan final dalam APG Filipina 2019 yang akan digelar pada awal Januari 2020. ‘’Kemampuan individu dan tim para atlet yang ada saat ini lebih bagus dibandingkan sebelumnya. Mudah-mudahan mereka mampu mewujudkan target medali emad salam APG mendatang,’’ tandas Aziz.


(Setyo Wiyono/CN26/SM Network)