• KANAL BERITA

Kudeta Kota Semarang, Solo Juara Umum Popda Jateng SMA Sederajat

 SERAHKAN TROFI: Kabid Olahraga Prestasi Disporapar Jateng Effendi Hari MC menyerahkan trofi juara umum Popda Jateng SMA kepada Komandan Kontingen Kota Surakarta Joni Hari Sumantri saat penutupan di Lapangan Tenis Indoor Jatidiri. (suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan)
SERAHKAN TROFI: Kabid Olahraga Prestasi Disporapar Jateng Effendi Hari MC menyerahkan trofi juara umum Popda Jateng SMA kepada Komandan Kontingen Kota Surakarta Joni Hari Sumantri saat penutupan di Lapangan Tenis Indoor Jatidiri. (suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kota Surakarta keluar sebagai juara umum pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jateng 2019. Kota Bengawan berhasil mengkudeta Kota Semarang dengan raihan medali 39 emas, 21 perak, dan 19 perunggu. Sedangkan tuan rumah Semarang ada di posisi kedua dengan 38 emas, 22 perak, dan 21 perunggu.

Disusul Pati dengan 13 emas, 15 perak, dan 16 perunggu.Renang menjadi lumbung medali bagi Solo dengan 15 emas, lima perak, dan tiga perunggu. Kemudian taekwondo dengan tujuh emas dan satu perunggu.

Komandan Kontingen Kota Surakarta Joni Hari Sumantri mengatakan, keberhasilan ini karena pembinaan yang berkesinambungan di semua jenjang pendidikan. Pihaknya menggandeng pengurus cabang olahraga untuk melakukan monitoring dan evaluasi.

"Selain itu dukungan dari Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo yang sangat besar. Pak Rudi menginginkan pembinaan olahraga yang terukur mulai dari jejang sekolah SD. Kami juga melakukan koordinasi dengan sekolah-sekolah agar membina atlet-atlet pelajar," tutur Joni yang juga Kepala Dispora Kota Surakarta itu usai upacara penutupan di Lapangan Tenis Indoor Jatidiri, Kamis (25/4).

Keberhasilan Kota Surakarta menjadi juara umum memutus dominasi Kota Semarang yang menjadi juara umum Popda Jateng SMA pada empat tahun terakhir. Kondisi ini menjadi peringatan bagi Kota Lumpia agar membenahi pembinaan olahraga khususnya di kalangan pelajar. Sebelumnya, Ibu Kota Jateng juga gagal dalam Popda Jateng SMP.

"Hasil ini menjadi evaluasi mendalam bagi kami untuk berbenah. Kami akan segera berkoordinasi dengan pengurus cabang olahraga guna mengevaluasi. Berapapun selisih medali, kami gagal mempertahankan juara umum. Satu persatu akan kami benahi," tutur Kabid Olahraga Prestasi Dispora Kota Semarang Nur Syamsi usai penutupan.

Salah satu hal yang penting adalah segera memaksimalkan PPLPD yang mulai dibentuk. Seharusnya, Kota Semarang sudah mulai melakukan pembinaan secara intensif melalui PPLPD


(Krisnaji Satriawan /CN26/SM Network)