• KANAL BERITA

Final Kepagian, Sahabat Jumpa Merpati

Srikandi Cup Playoffs 2019

DIBAYANGI: Pergerakan pemain Sahabat Semarang Gabriele Dopp kala mendribel bola dibayangi salah seorang pemain Flying Wheel Makassar pada laga Playyoffs Pul A di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, Kaliurang, Sleman, Selasa (23/4). (suaramerdeka.com / dok)
DIBAYANGI: Pergerakan pemain Sahabat Semarang Gabriele Dopp kala mendribel bola dibayangi salah seorang pemain Flying Wheel Makassar pada laga Playyoffs Pul A di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, Kaliurang, Sleman, Selasa (23/4). (suaramerdeka.com / dok)

SLEMAN, suaramerdeka.com - Meski bertemu pada babak playoffs 2019, namun pertemuan Sahabat Semarang dengan Merpati Bali Rabu (24/4) sore di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, Kaliurang, Sleman banyak yang menganggap sebagai final kepagian. Sebab, kedua tim memang sangat diunggulkan bisa bertemu pada partai puncak nanti untuk memperebutkan trofi sebagai juara baru.

Ya, juara baru setelah sang juara bertahan Surabaya Fever memutuskan tak ambil bagian pada kompetisi basket profesional tertinggi di Tanah Air ini. “Babak playoffs ini memang yang paling ditunggu-tunggu. Untuk pesaing berat, ya saya nunggu Merpati (Bali) keseleo saja,” imbuh pelatih Sahabat Semarang, Xaverius Wiwid (23/4).

Bagi Wiwid, klub asal Pulau Dewata itu memang menjadi momok. Bukannya tanpa alasan, sebab Merpati Bali-lah tim yang mampu membuat tim asal Kota Lunpia ini dua kali bertekuk lutut. Itu terjadi pada 12 Februari lalu dimana Sahabat takluk 41-67.

Bahkan kekalahan kedua yang diderita Yuni Anggraeni dan kolega didapat tim ini saat tampil di depan publik sendiri. Bermain di GOR Sahabat Semarang, 4 April lalu Merpati Bali lagi-lagi masih tangguh bagi Sahabat lewat kemenangan 40-31. “Ada perasaan penasaran juga ingin mengalahkan mereka dan tentunya  kami ingin menang,” imbuh dia.

Untungnya, kata Wiwid, pada Playoffs, timnya masuk pul A yang disebutnya sebagai pul ringan. Meski ada Merpati Bali, di pul ini hanya ada tiga tim termasuk Flying Wheel Makassar yang dihadapinya kemarin. Pada laga itu, Sahabat menang 67-41 sekaligus mengantarkannya lolos ke semifinal menyusul Merpati Bali yang sudah terlebih dahulu lolos. “Dari Semarang (penyisihan terakhir) ada jeda sepekan untuk perbaikan. Sudah kami lakukan dan semua pemain fit,” ungkapnya.

Meski begitu, Sahabat memang harus benar-benar mengambil kemenangan atas Merpati Bali sore ini jika ingin lolos ke semifinal. Tak mudah, sebab sang lawan memiliki jeda satu hari lebih banyak karena sudah bertanding pada 22 April kemarin di mana mereka menang 80-47 dari Flying Wheel Makassar. “Untuk pul A ini kami diuntungkan karena peluang lolos besar, yang diambil dua peringkat terbaik dan hari ini kami lolos ke semifinal," kata Wiwit.


(Gading Persada /CN26/SM Network)