• KANAL BERITA

Ikhwan Berharap Pemilihan Ketum KONI Kota Semarang Berjalan Lancar

BERSAMA PENGURUS: Ketum KONI Semarang, Ikhwan Ubaidilah berfoto bersama pengurus KONI Semarang di kediaman Griya Raharja. (suaramerdeka.com / dok)
BERSAMA PENGURUS: Ketum KONI Semarang, Ikhwan Ubaidilah berfoto bersama pengurus KONI Semarang di kediaman Griya Raharja. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Masa kerja pengurus KONI Semarang periode 2015-2019 akan segera berakhir. Dalam waktu dekat, KONI Semarang akan menggelar pemilihan ketua umum baru periode 2019-2023. KONI Semarang juga sudah membentuk tim penjaringan dengan ketetapan yang telah ditentukan oleh panitia.

"Salah satu syarat caketum minimal mengantongi 25 persen dari voter yaitu 13 surat dukungan. Tim penjaringan juga sudah membuka posko untuk melayani berkas pendaftaran yang nanti akan diverifikasi terlebih dahulu oleh tim sembilan." kata Agus Hermanto, selaku panitia tim sembilan, Jumat (12/4).

Sementara, Ketua Umum KONI Semarang, Ikhwan Ubaidilah berharap proses pemilihan nantinya berjalan lancar. Pihaknya juga meminta kepemimpinan berikutnya mampu bekerja secara legowo dan sabar. "Masa bakti saya sebentar lagi akan berakhir. Saya mohon maaf bila ada kekurangan dan kesalahan." ujarnya di kediaman Griya Raharja.

Ikhwan menyebut banyak suka duka selama menjabat dalam waktu dua periode itu. Khususnya di periode kedua di mana Kota Semarang sukses mempertahankan juara umum di ajang Porprov yang berlangsung di Solo,waktu lalu.

Pihaknya menambahkan posisi ketum KONI merupakan anugerah. Untuk itu ia meminta semua pihak agar mendukung ketua terpilih nantinya. Sementara, Wakil Ketua l KONI Semarang, Heru Supriyono menyebut kepengurusan 2015-2019 siap mempertanggungjawabkan apa yang telah dikerjakan kepada para cabor juga masyarakat Semarang.

Adapun untuk ketua umum baru nanti harus profesional dan memiliki tiga aspek yaitu kapabilitas, akuntabilitas dan absebilitas. Hal itu tak lepas dari target berat KONI Semarang ke depan yakni melahirkan atlet berkualitas nasional dan internasional. "Tidak hanya sekedar juara Porprov tapi melahirkan atlet standard nasional juga internasional," tandasnya.


(Jati Prihatnomo/CN26/SM Network)