• KANAL BERITA

RSPAU Hardjolukito Gelar Kejurda Karate Lemkari

Cari Bibit Unggul Tunas Bangsa

SERAHKAN PIALA: Kepala RSPAU dr S Hardjolukito Marsma TNI DR. dr. Isdwiranto Iskanto Msc, SP. BS., Sp.K (kiri) menyerahkan Piala KARSPAU usai pembukaan Kejurda Karate Lemkari 2019 di lapangan sepak bola, kompleks Sports Center RSPAU, Jumat (15/3). (suaramerdeka.com / Gading Persada)
SERAHKAN PIALA: Kepala RSPAU dr S Hardjolukito Marsma TNI DR. dr. Isdwiranto Iskanto Msc, SP. BS., Sp.K (kiri) menyerahkan Piala KARSPAU usai pembukaan Kejurda Karate Lemkari 2019 di lapangan sepak bola, kompleks Sports Center RSPAU, Jumat (15/3). (suaramerdeka.com / Gading Persada)

SLEMAN, suaramerdeka.com - Tak selamanya rumah sakit bergerak dalam bidang pelayanan kesehatan. Di olahraga pun juga dilakukan. Dalam rangka mencari bibit unggul tunas-tunas bangsa, Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) dr S Hardjolukito Yogyakarta menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Karate Lemkari 2019 di lapangan sepak bola, kompleks Sports Center, Jumat (15/3).

“Dan karate ini bagus sekali untuk pengembangan sikap disiplin, menghargai lawan, sportifitas, dan terpenting membuat karakter karateka. Ujungnya membentuk tunas tunas bangsa yang tak lain juga membentuk karakter bangsa. Nah, TNI sebagai salah satu tugas pokoknya untuk pertahanan negara perlu bibit bibit itu,” papar Kepala RSPAU dr S Hardjolukito Marsma TNI DR. dr. Isdwiranto Iskanto Msc, SP. BS., Sp.K usai membuka Kejurda, pagi tadi.

Menurut dia, salah satu tugas pokok RSPAU yang berada di bawah Dinas Kesehatan TNI AU ada dua hal. Pertama operasi militer dan kedua dukungan kesehatan. Terkait dukungan kesehatan yakni memberi pelayanan promotif, preventif dan kuratif.

“Promotif ini dengan pengobatannya. Lalu preventif ini kan dengan karate membuat kita sehat putra putra bangsa. Ketika itu terwujud maka akan siap pula melaksanakan tugasnya apakah mau jadi tentara atau profesi lainnya. Harapan kami itu,” ungkap jenderal bintang satu itu.

Sementara itu Ketua Umum Lembaga Karate-Do Indonesia (Lemkari) DIY Kolonel Kes Sudarmadi menyebut ada hampir 500 karateka dengan berbagai kelompok usia yang ambil bagian pada kejuaran tersebut. Berlangsung sejak akhir Februari lalu dan ditutup kemarin, kejurda ini mempertandikan 660-an kelas pertandingan mulai dari kelompok usia pemula, pra pemula, kadet, yunior dan under 21.

“Ada satu peserta yang ikut lebih dari satu nomor pertandingan sehingga nomor pertandingannya lebih banyak. Kami berharap karate makin berkembang di kalangan masyarakat khususnya di lingkungan TNI, sebab bela diri itu merupakan daya upaya terakhir dalam sebuah pertahanan,” tandas Sudarmadi yang didampingi Kabid Binpres Lemkari DIY, Immaduddin.


(Gading Persada /CN26/SM Network)