• KANAL BERITA

Eko Yuli Persembahkan Emas di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2019

Foto: istimewa
Foto: istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Lifter andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan masih menunjukkan kualitasnya. Pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi di Fuzhou, China, Minggu, 24 Februari 2019, Eko merebut satu medali emas dan dua perak.  Medali emas kelas 61 kg diraih Eko pada angkatan total seberat 297kg. Medali perak direbut Thach Kim Tuan (Vietnam) dengan total angkatan 295kg dan perunggu untuk Wang Hao (China) dengan total angkatan 286 kg.

Di angkatan Snatch, Eko meraih perak dengan angkatan seberat 136kg. Medali emas direbut Li Fabin (China) dengan angkatan 141 kg, dan  Thach Kim Tuan (Vietnam) meraih perunggu dengan angkatan 135kg. Satu perak lagi direbut Eko dari jenis angkatan Clean and Jerk seberat 161kg. Sedangkan emas direbut Om Yun Choi (Korea) yang berat badannya lebih ringan dengan angkatan seberat 161kg. Dan, perunggu direbut Thach Kim Tuan (Vietnam) dengan angkatan seberat 160kg.

Di kelas 55kg putra, Surahmat juga tak ketinggalan menyumbangkan dua perak dan satu perunggu. Pada jenis angkatan Snatch, Surahmat kebagian perunggu dengan angkatan seberat 105kg. Medali emas direbut Gia Lai Thanh (Vietnam) 116kg, dan Seyitjan Mirzayev (Turkmenistan) dengan angkatan 106kg meraih perak.

Di Clean and Jerk, Surahmat meraih perak dengan angkatan 140kg. Medali emas kembali direbut Gia Lai Thanh dengan angkatan 145kg. Dan, Seyitjan Mirzayev dengan angkatan 125kg kebagian perunggu.  Dengan hasil tersebut, Surahmat meraih perak total angkatan seberat 245kg. Medali emas dipastikan direbut Gi Lai Tanh dengan total angkatan 261kg, dan Seyitjan dengan total angkatan 231kg merebut perunggu..

Hasil menggembirakan juga direbut Deni yang turun di kelas 67kg. Di angkatan Snatch, Deni yang hanya mampu mengangkat barbel seberat 135kg kebagian perunggu. Medali emas direbut Huang Minhao (China) dengan angkatan 148kg, dan Pak Jong Ju (Korea) dengan angkatan 141 kg meraih perak. Di Clean and Jerk, Deni meraih perak dengan angkatan 170kg. Medali emas direbut Pak Jong Ju dengan angkatan 177kg, dan Huang Minhao kebagian perunggu dengan angkatan 166kg.

Hasil dua angkatan tersebut membawa Deni meraih 1 perunggu lagi dengan total angkatan 305kg. Medali emas direbut Pak Jong Ju dengan total angkatan 318kg dan Huang Minhao dengan total angkatan 314kg meraih perunggu. Satu perunggu lagi Tim Angkat Besi Indonesia disumbangkan lifter putri Jagaddhita Achedya yang turun di kelas 69kg. Dengan hasil itu, Tim Merah Putih membawa pulang satu emas, lima perak dan empat perunggu.

"Hasil yang dicapai satu emas, lima perak dan empat perunggu pada Kejuaraan Dunia cukup bagus. Tapi, perjuangan Eko dan kawan-kawan masih panjang hingga batas akhir kualifikasi Olimpiade, April 2020. Mereka harus bisa menempati peringkat delapan besar dunia untuk bisa tampil di Olimpiade Tokyo 2020," kata Pelatih Kepala Tim Angkat Besi Indonesia, Dirdja Wiharja yang dihubungi melalui pesan eletronik.


(Arif M Iqbal /CN26/SM Network)