• KANAL BERITA

Popsivo Polwan Juara Proliga 2019

JUARA: Para pemain dan ofisial tim putri Jakarta PGN Popsivo Polwan berselebrasi usai menjuarai Proliga 2019 di GOR Amongrogo Kota Jogja, Sabtu (23/2). (suaramerdeka.com / Gading Persada)
JUARA: Para pemain dan ofisial tim putri Jakarta PGN Popsivo Polwan berselebrasi usai menjuarai Proliga 2019 di GOR Amongrogo Kota Jogja, Sabtu (23/2). (suaramerdeka.com / Gading Persada)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Tim putri Jakarta Popsivo Polwan keluar sebagai juara baru Proliga 2019. Pada grand final di GOR Amongrogo Kota Jogja, petang tadi (23/2), Popsivo mengalahkan juara bertahan Jakarta Pertamina Energi lewat partai ketat 3-2 (15-25, 25-22, 21-25, 25-23, 15-12).  

Jalannya laga ketat yang dijanjikan penyelenggara untuk partai final benar-benar terbukti. Dua tim finalis menyuguhkan permainan ketat sepanjang laga. Raihan set per set pun berlangsung sengit. Di mulai set pertama ketika blok Pertamina gagal dan memberi poin pertama untuk Popsivo.

Setelah itu giliran Popsivo yang membuat kesalahan setelah servis kapten tim Amalia Fajrina menyangkut di net membuat skor 1-1. Setelah itu kejar mengejar dan menyamakan poin terus tersaji hingga spike keras Asih Titi Pangestuti menutup set pembuka untuk kemenangan Pertamina 25-15. Set kedua, Popsivo bangkit. Pemain kunci mereka Aprilia Manganang menjadi motor tim. Poin demi poin disumbangkan pemain ini hingga akhirnya set kedua giliran direbut Popsivo 25-22 untuk menyamakan skor 1-1.

Tiga set berikutnya pun kedua tim saling kejar mengejar. Dimulai set ketiga dimana Pertamina kembali merebutnya 25-21 membuat mereka unggul 2-1. Set keempat makin seru. Tak ingin Pertamina meraih set tersebut, Popsivo pun terus mendulang poin. Hingga akhirnya set ini direbut mereka 25-23 membuat keadaan kembali kuat 2-2. Pada set penentuan, Popsivo melaju mudah, mereka pun sempat meninggalkan jauh Pertamina dengan margin empat poin.

Dapatkan perlengkapan bola voli dengan harga termurah

Namun, saat hanya membutuhkan satu poin kemenangan, lawan mereka Pertamina justru sedikit demi sedikit mengejar ketinggalan. Namun, poin kemenangan yang ditunggu pun datang hingga akhirnya membuat Popsivo memungkasi perlawanan Pertamina 15-12.

Sementara itu juara ketiga ditempati tim Jakarta BNI 46. Tim asal ibu kota ini menyudahi perlawanan finalis musim lalu, Bandung Bank BJB Pakuan, 3-1 (18-25, 25-15, 25-18, 25-19). "Alhamdulilah kami bisa ambil nomor tiga, karena lebih baik dari nomor empat," tutur pelatih BNI Risco Herlambang.

Risco menyebut pencapaian timnya sudah jauh melebihi target. Terlebih dengan materi pemain-pemain muda yang ternyata mampu menembus babak final four. "Pemain asing kami di putaran pertama bisa mengangkat (tim). Tapi putaran kedua ini (K Ajcharaporn) ternyata kurang bisa mengangkat. Mungkin karena gaya permainan pemain Thailand tidak cocok," jelasnya.

Adapun asisten manajer Bandung Bank BJB Pakuan Adik Rega Pahla mengakui kegagalan timnya. "Musim lalu kami berhasil masuk final. Tapi musim ini dengan pemain pemain muda jadi tumpuan maka hasil ini tidak terlalu buruk," tandas Adik.


(Gading Persada /CN26/SM Network)