• KANAL BERITA

BPJ Ingin Hilangkan Ketergantungan dengan Dua Ekspatriat

Hadapi Satria Muda di Play Off

LAY  UP: Pemain asing Bima Perkasa Jogja Steven Seagers melakukan lay up saat bertemu dengan Hang Tuah Sumsel pada seri ke-8 IBL di GOR UNY (17/2). (suaramerdeka.com / dok)
LAY UP: Pemain asing Bima Perkasa Jogja Steven Seagers melakukan lay up saat bertemu dengan Hang Tuah Sumsel pada seri ke-8 IBL di GOR UNY (17/2). (suaramerdeka.com / dok)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Bima Perkasa Jogja (BPJ) punya misi tak mudah saat lolos ke babak play off Indonesia Basketball League (IBL) kontra Satria Muda Jakarta, Maret mendatang. Pasalnya, tim satu satunya wakil DIY itu harus segera menghilangkan ketergantungan terhadap dua pemain asingnya, Steven Seagers dan David Atkinsons.

Melawan Satria Muda Pertamina Jakarta,  BPJ yang disponsori Bank BPD DIY itu dituntut untuk tampil lebih kratif. Namun menjadi persoalan, selama ini skuad asuhan Raoul Miguel Hadinoto tersebut banyak bergantung pada dua legiun asingnya tadi. Bahkan di laga terakhir seri kedelapan, keduanya masih menjadi tulang punggung bagi BPJ.

Di mana Atkinson mencetak double-double  37 poin dan 17 rebound. Begitu juga Seagers mencetak  double-double dengan raihan 18 poin dan 11 rebound. Pelatih BPJ yang akrab disapa Ebos ini tak memungkiri bahwa timnya lebih banyak mengandalkan dua pemain asingnya.

Untuk itu waktu dua minggu yang dimiliki dirinya akan menyiapkan pemain guna mengurangi ketergantungan kepada Atkinsons dan juga Seagers. "Harus lebih step up di bench. Saya perlu pemain untuk ready. Saya akan pikirkan pemain yang menjadi pelor bagi kami," kata Ebos.

Menghadapi sang juara bertahan, bukan pekerjaan mudah bagi Yanuar Primasworo dan kolega. Untuk itu, dirinya akan menyiapkan game plan tersendiri untuk meredam skuad asuhan Youbel Sondakh. "Kami punya persiapan dua minggu, Satria muda juga begitu. Kami lihat saja nanti. Kami akan berlatih selama dua minggu dengan sistem yang digunakan Satria Muda," jelas dia. 

Namun yang terpenting, jelas Ebos, dua mingu waktu tersisa, pihaknya akan memulihkan para pemainnya sebelum terbang ke Batam menjalani babak play off.  "Kami akan segera mengembalikan fisik di play off. Lawan Satria Muda, kami satu sama. Yang terpenting yang paling siap yang akan memenangkan pertandingan," tegas dia.

Tim BPJ sendiri pada IBL musim ini tampil gemilang dengan menjadi runner up di bawah NSH Jakarta. Di laga terakhir, BPJ mengadaskan perlawanan Hangtuah 80-69 di Stadion UNY Minggu (17/2) malam.


(Gading Persada /CN26/SM Network)