• KANAL BERITA

Tim Karate Solo Bidik 11 Tiket ke Popda Jateng

Bersiap Hadapi Kualifikasi di Wonogiri

BERLATIH: Sejumlah karateka berlatih di kompleks Stadion Manahan Solo. Mereka disiapkan untuk menghadapi kualifikasi Popda Jateng yang akan digelar di Wonogiri. (suaramerdeka.com / Setyo Wiyono)
BERLATIH: Sejumlah karateka berlatih di kompleks Stadion Manahan Solo. Mereka disiapkan untuk menghadapi kualifikasi Popda Jateng yang akan digelar di Wonogiri. (suaramerdeka.com / Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka.com - Tim karate pelajar Solo membidik sebelas tiket untuk menuju ke Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jateng 2019. Tiket tersebut bakal diburu pada fase kualifikasi lingkup eks Karesidenan Surakarta yang rencananya diselenggarakan di Wonogiri, 25 April mendatang.

‘’Tim bertekad meloloskan atlet sebanyak-banyaknya. Tapi paling tidak ada lima atlet yang ditargetkan lolos untuk jenjang SMA dan enam karateka di jenjang SMP,’’ kata pelatih tim karate Popda Solo, Agus Muzamil, Selasa (19/2).

Sementara untuk jenjang SD, salah satu cabang olahraga beladiri tersebut tidak melalui tahap kualifikasi eks karesidenan. Karena jumlah nomor untuk level SD yang digelar hanya sedikit, maka para peserta dari berbagai kota/kabupaten bakal langsung bersaing di skala Jateng. ‘’Popda karate untuk karateka SD di lingkup Jateng, kalau tidak salah diagendakan berlangsung pada Juni mendatang. Jadi waktu pelaksanaannya relatif masih lama,’’ ujar dia.

Sejumlah atlet disiapkan untuk perburuan tiket tersebut. Tercatat empat atlet SD (dua putra dan dua putri), 10 karateka SMP (lima putra dan lima putri), serta sembilan atlet SMA (lima putra dan empat putri) yang ditempa dalam latihan rutin bersama di kawasan Manahan. ‘’Sebenarnya untuk tingkat SMA juga sepuluh atlet. Namun ada satu kelas di kelompok putri yang kami tidak memiliki atletnya,’’ tutur Agus.

Beberapa karateka menjadi andalan dalam perburuan tiket menuju Popda Jateng. Pada tingkat SMP, atlet yang diandalkan antara lain Luvena Milano di kelas -50 kg putri, Agmarina Nurin Izzati (-45 kg putri), Nada Rania Syahputri (kata perorangan putri), Ramadani Faisal (-55 kg putra), Ridho Katama (+55 kg putra) dan Ilyas (kata perorangan putra).

Sementara andalan dalam memburu tiket di level SMA,  lebih ditumpukan pada atlet-atlet putra antara lain Malik Rizky Irawan (kata perorangan), Rizal Eka Wikanda (+61 kg), Nabiel Irawan (-55 kg) dan Luthfi Diaz (-50 kg). Karateka putri yang menjadi tumpuan di tingkat SMA yakni Nur Aini yang diplot bertarung di kumite +55 kg.(


(Setyo Wiyono/CN26/SM Network)