• KANAL BERITA

Sederet Atlet Boyolali Masuk Tim Jateng

Sprinter Remaja Jadi Andalan

KEMBALIKAN SHUTTLE COCK: Atlet bulutangkis NPC Boyolali, Supriadi bersiap mengembalikan shuttle cock pada sebuah kejuaraan di Solo. (suaramerdeka.com / Setyo Wiyono)
KEMBALIKAN SHUTTLE COCK: Atlet bulutangkis NPC Boyolali, Supriadi bersiap mengembalikan shuttle cock pada sebuah kejuaraan di Solo. (suaramerdeka.com / Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka.com - Sederet atlet Boyolali masuk dalam kerangka tim Jateng yang diproyeksikan untuk menghadapi Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2020. Enam orang dari Kota Susu itu tercatat dalam daftar atlet pelatihan jangka panjang (PJP).

Mereka adalah Supriadi dan Heru Riyanto (bulutangkis), Sri Lestari dan Ratifah Apriyanti (voli duduk), Muhammad Rai (atletik), serta Budi Santoso (tenis meja). ‘’Supriyadi punya kemampuan bagus di arena bulutangkis kursi roda. Dia jadi lawan bebuyutan Agus Budi Utomo dari Solo, di beberapa kejuaraan,’’ kata Ketua National Paralympic Committee (NPC) Boyolali, Suroto, Rabu (13/2).

Dua atlet putri Boyolali, menurutnya juga memiliki performa bagus. Baik Sri Lestari maupun Ratifah merupakan tim inti voli duduk pada kejurnas, akhir tahun lalu. Keduanya juga merupakan atlet pelatnas pada Asian Para Games 2018 di Jakarta. ‘’Kami terus memacu rekan-rekan untuk terus mengasah kemampuan agar tetap masuk tim inti NPC Jateng pada Peparnas 2020,’’ tandas Suroto.

Dapatkan berbagai macam peralatan olahraga dengan harga termurah

Selain enam orang yang berstatus sebagai awak PJP desentralisasi tersebut, Boyolali juga mempunyai sejumlah atlet muda andal. Mereka merupakan penghuni Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) Jateng dan Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Disabilitas Indonesia yang juga berada di Kota Bengawan.

Dua atlet remaja putri kini berstatus atlet PPLOP yakni Karisma Evie Tiarani (atletik kelas T42) dan Wahyu Nur Saputri (atletik kelas T46). Keduanya merupakan atlet spesialisasi nomor-nomor 100 meter, 200 meter dan lompat jauh. Sedangkan di SKOD terdapat atlet bulutangkis kelas SU5, Annisa Fitriani.

‘’Evi sudah langganan sebagai atlet pelatnas. Pada Asian Para Games 2018, dia merebut medali emas sprint 100 meter dan perak lompat jauh. Maka pada Peparnas 2020 nanti, sudah pasti dia juga jadi andalan Jateng,’’ tuturnya.

Atlet pelajar berusia 17 tahun tersebut masih berstudi di SMAN 8 Surakarta. Kemungkinan besar dia juga akan masuk daftar pelatnas ASEAN Para Games (APG) di Filipina yang rencananya diselenggarakan pada awal 2020 mendatang.


(Setyo Wiyono/CN26/SM Network)