• KANAL BERITA

Usai Dilantik, Pengurus PODSI Jateng Segera Gelar Raker

SERAHKAN BENDERA: Ketua Umum PB PODSI, Basuki Hadimuljono (kiri) menyerahkan bendera kepada ketua baru Pengprov PODSI Jateng, Rubhan Ruzziatno (kanan) dalam pelantikan pegurus Pengprov PODSI Jateng periode 2018-2022. (suaramerdeka.com / dok)
SERAHKAN BENDERA: Ketua Umum PB PODSI, Basuki Hadimuljono (kiri) menyerahkan bendera kepada ketua baru Pengprov PODSI Jateng, Rubhan Ruzziatno (kanan) dalam pelantikan pegurus Pengprov PODSI Jateng periode 2018-2022. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Jawa Tengah berencana menyusun program tahunan dalam rapat kerja (kerja) yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat. 

Agenda ini sebagai tindak lanjut pelantikan pengurus masa bakti 2018-2022 yang dilakukan di Aula kantor BBWS Pemali Juwana Semarang pada Senini (4/2) kemarin. Dalam acara itu itu Ketua baru Pengprov PODSI Jateng, Rubhan Ruzziatno bersama para pengurus secara resmi dilantik Ketua PB PODSI, Basuki Hadimuljono yang juga Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI.

''Segera kami akan melakukan pertemuan antar pengurus untuk menyusun kalender kegiatan tahunan sampai masa jabatan selesai. Namun sebelumnya kami sudah melakukan pendataan  list  sebelum pelantikan. Konsentrasi selanjutnya selain raker juga pada fasilitas pelatihan para atlet ini,'' kata Rubhan kemarin.

Pengprov PODSI Jateng saat ini memiliki 17 pengurus cabang (pengcab) kabupaten/ kota di beberapa daerah di provinsi ini. Sementara itu untuk <I>venue<P> latihan ada sekitar 17 tempat yang bisa digunakan. Rubhan menyebut ada Rawa Pening, Sungai Bengawan Solo, hingga waduk Kedung Ombo yang sudah ada fasilitas mes atlet.

''Untuk di Kedung Ombo kami memang harus melakukan pembenahan sebelum dilakukan. Di  venue-venue  yang ada di Jateng ini bisa dilakukan pemusatan latihan maupun lomba internal di 17 pengcab. Semua agenda secara rinci akan dibahas dalam raker,'' jelas Rubhan.

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala BBWS Pemali Juwana ini juga akan menggandeng  sponsorship  dalam hal pendanaan. Sebab dia menilai dana dari KONI saja tidak akan cukup dalam menjalankan semua agenda yang akan dijalankan. ''Kami tidak lupa menggaet  sponsorship  karena dana normatif tidak sepenihnya mendukung. Ini penting agar agenda kami bisa berjalan maksimal,'' tandas Rubhan.

Sementara itu, Basuki Hadimuljono optimistis dayung Jateng akan semakin baik ke depan. Sebab sudah banyak kontribusi provinsi ini di tingkat nasional dan internasional untuk olahraga ini.

''Jateng punya paling banyak pengurus cabang kabupaten kota. Bahkan pernah menggelar Piala Gubernur khusus olahraga dayung. Provinsi ini juga banyak melahirkan pelatih dan atlet nasional. Ditambah prasarana sumber daya air yang banyak. Itu bisa dikembangkan untuk meraih prestasi dan juga pengembangan wisata serta ekonomi masyarakat di sekitar venue ,'' ungkap Basuki.


(M Alfi Makhsun/CN26/SM Network)