• KANAL BERITA

Pesilat Eks Pelatnas Merapat di Gajahan

Persiapan Menghadapi Pra-PON 2020

BERLATIH: Pesilat Klaten Khoirudin Mustakim berlatih pukulan dan tendangan di tempat latihan tim bayangan pelatda Jateng proyeksi Pra-PON 2020 di kawasan Gajahan, Colomadu, Sabtu (12/1). (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)
BERLATIH: Pesilat Klaten Khoirudin Mustakim berlatih pukulan dan tendangan di tempat latihan tim bayangan pelatda Jateng proyeksi Pra-PON 2020 di kawasan Gajahan, Colomadu, Sabtu (12/1). (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

COLOMADU, suaramerdeka.com - Para pesilat eks pelatnas kejuaraan dunia di Singapura, kini merapat ke tim bayangan Pra-PON Jateng yang berlatih di kawasan Gajahan, Colomadu, Karanganyar. Mereka adalah Khoirudin Mustakim yang biasa bertarung di kelas A putra dan Dela Kusumawardani yang turun di kelas C putri.

‘’Karena eks atlet pelatnas, keduanya memiliki teknik dan kemampuan yang cukup bagus juga. Maka mereka turut berlatih di tim pelatda sebagai persiapan menghadapi Pra-PON mendatang,’’ kata pelatih tim pelatda Jateng, Indro Catur, Minggu (13/1).

Mustakim merupakan atlet asal Klaten yang memiliki sederet prestasi. Dia merupakan juara dunioa yunior di Thailand dan juara ASEAN Championship di India pada 2018.

Mustakim juga meraih medali emas kelas A putra pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng XV/2018 yang diselenggarakan di Solo, Oktober lalu. Sementara Dela yang berasal dari Tegal juga memiliki serangkaian prestasi bagus.

‘’Saya telah perhitungkan, kemampuan kedua atlet tersebut dapat menambah kekuatan Jateng pada Pra PON nanti,’’ tutur Catur.

Tunggu SK

Saat ini total terdapat 16 atlet yang masuk tim kerangka bayangan pelatda Jateng. Mereka biasa berlatih setiap akhir pekan, yakni Sabtu-Minggu. Selebihnya, para atlet tersebut diminta berlatih mandiri di daerahnya masing-masing.

‘’Kami juga masih menunggu surat keputusan (SK) pelatda Pra-PON ini. Sambil menunggu, latihan terus dilakukan mengingat waktu terus bergulir. Padahal daerah-daerah lain sudah melakukan training camp (TC),’’ tambah sang pelatih yang juga warga Solo itu.

Pesilat-pesilat dalam tim tersebut adalah para juara pada Porprov lalu, serta beberapa atlet potensial dan berprestasi hasil pantauan dari berbagai event besar lainnya. Di antara mereka, terdapat dua atlet Kota Bengawan yakni Sapto Purnomo (juara kelas F Porprov), serta Nadia Haq Umami Nur Cahyani (peraih emas kelas C putri dan seni tunggal putri).

‘’Saya akan berusaha maksimal saat dipercaya turun pada Pra-PON nanti. Tentu kepercayaan itu tidak akan saya sia-siakan,’’ kata Nadia.


(Setyo Wiyono/CN39/SM Network)