• KANAL BERITA

Seleksi Tim PON Balap Sepeda Memutari Waduk Gajah Mungkur

Digelar Februari Mendatang

MEMACU SEPEDA: Pembalap Solo Saputro Reno Wijayanto memacu sepedanya dibuntuti pembalap lain pada sebuah kejuaraan di Boyolali. (suaramerdeka.com / Setyo Wiyono)
MEMACU SEPEDA: Pembalap Solo Saputro Reno Wijayanto memacu sepedanya dibuntuti pembalap lain pada sebuah kejuaraan di Boyolali. (suaramerdeka.com / Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka.com - Sejumlah kejuaraan balap sepeda akan diselenggarakan Pengprov Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Jateng. Ajang tersebut bakal disekaligus dimanfaatkan sebagai ajang seleksi guna membentuk tim yang diproyeksikan untuk menghadapi Pra-PON 2020.

‘’Jadi diputuskan ada seleksi dalam perekrutan tim balap sepeda Jateng. Berdasarkan hasil rapat kerja provinsi (rakerprov) ISSI Jateng di Semarang, Sabtu (5/1), seleksi pertama yang digelar adalah kejuaraan nomor individual road race (IRR) dan down hill (DH),’’ kata Kabid Pembinaan Prestasi (Binpres) Pengkot ISSI Solo, Agus Sadiyanto, Selasa (8/1).

Menurutnya, adu kebut IRR akan diselenggarakan memutari Waduk Gajah Mungkur Wonogiri dengan jarak tempuh sekitar 110 km. Sedangkan DH juga digelar di Wonogiri. Waktu pelaksanaannya pada Februari mendatang. Sedangkan nomor-nomor lain, ITT dan kriterium rencananya digelar di Purbalingga, cross country di Pati, serta BMX di Salatiga, pada bulan-bulan berikutnya.

‘’Mengingat ada batasan usia maksimal 20 tahun saat Pra-PON, maka kami akan menurunkan tiga pembalap muda dalam kejurprov tersebut. Atlet-atlet lain Solo, usianya sudah melebihi batas tersebut,’’ tambah Agus.

Tiga atlet muda Kota Bengawan yang disiapkan untuk beradu kecepatan nomor IRR adalah Saputro Reno Wijayanto dan Shindu Ardiyanto, serta pembalap cewek Annisa Destein Cindy Qiawati. Ketiga turut bersaing pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng XV/2018 yang dipusatkan di Solo, Oktober silam.

Pada pesta olahraga empat tahunan tersebut, Cindy yang masih duduk di bangku kelas satu SMAN 7 Surakarta meraih sekeping medali emas dan dua perak. Emas direbutnya dari nomor individual time trial (ITT), sedangkan perak digenggam dari nomor IRR dan cross country


(Setyo Wiyono/CN26/SM Network)