• KANAL BERITA

Kejurnas Tenis Yunior New Armada Mulai Bergulir

Pelti Sosialisasikan KTA

SAPA PETENIS: Bupati Magelang, Zaenal Arifin bersama Pemilik New Armada, David Herman Jaya menyapa para petenis yang akan berlaga di Kejurnas Tenis Yunior New Armada Cup XIII 2019. (suaramerdeka.com / Asef Amani).
SAPA PETENIS: Bupati Magelang, Zaenal Arifin bersama Pemilik New Armada, David Herman Jaya menyapa para petenis yang akan berlaga di Kejurnas Tenis Yunior New Armada Cup XIII 2019. (suaramerdeka.com / Asef Amani).

MAGELANG, suaramerdeka.com – Kejurnas Tenis Yunior New Armada Cup XIII tahun 2019 resmi bergulir. Kejurnas pertama di Indonesia tahun 2019 ini dibuka Bupati Magelang, Zaenal Arifin bersama Wakil Sekjen II PP Pelti, Susan Soebakti dan Pemilik New Armada David Herman Jaya di Lapangan Tenis Indoor Armada, Senin (7/1).

Ketua Umum Kejurnas, Fajar Riyadi Dwi Sasongko mengatakan, hingga hari pertama Kejurnas tercatat 357 atlet yang menjadi peserta. Terdiri dari 50 atlet kelompok usia (KU) 10, 86 atlet KU 12, 102 atlet KU 14, 73 atlet KU 15, dan 37 atlet KU 18. “Kejuaraan dimulai hari ini sampai 12 Januari mendatang. Ada 6 lapangan yang digunakan, yakni lapangan tenis New Armada, Armada Estate, Pelti, Akmil, Polres, dan RSJ Soerojo Magelang,” ujarnya di sela pembukaan.

Dia menuturkan, kejuaraan ini sesuai dengan peraturan tenis yang dikeluarkan ITF (rules of tennis). Juga peraturan turnamen diakui Pelti kelompok yunior yang dikeluarkan PP Pelti. “Kami sangat apresiasi atlet-atlet dari luar daerah yang datang ke Magelang untuk meraih prestasi. Banyak dari Jawa Timur, Jawa Barat, Jogja, daerah Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Kami harap, mereka dapat meraih hasil terbaik di kejurnas ini,” katanya.

Wakil Sekjen II PP Pelti, Susan Seobakti mengutarakan, pihaknya sangat mengapresiasi Kejurnas yang diadakan PT Mekar Armada Jaya (New Armada) ini. Apalagi, konsistensinya yang mampu terjaga hingga pelaksanaan ke-23 tahun 2019 ini. “Tenis sedang moncer, karena atlet bisa berkarir di cabang olahraga ini. Apalagi, ada contohnya mantan atlet tenis yang karirnya bagus setelah pensiun, seperti menjadi anggota dewan dan ada pula yang mendapat beasiswa pendidikan ke luar negeri,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini, ia menyosialisasikan adanya Kartu Tanda Anggota (KTA) Pelti yang saat ini wajib dimiliki oleh para atlet baik yunior maupun senior. Peserta yang ikut kejurnas ini pun dibuka kesempatan untuk membuat KTA di tempat.

“Semua atlet harus punya KTA, karena nanti menjadi salah satu syarakat mengikuti kejuaraan. Tujuan KTA ini untuk pendataan yang riil, sekaligus memudahkan pembinaan dari tingkat dini. Baru awal tahun ini kita sosialisasikan dengan harapan para atlet bisa segera membuat KTA,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Magelang, Zaenal Arifin dalam sambutannya mengutarakan, kejurnas dinilainya memiliki arti dan peran strategis dalam perkembangan olahraga di tanah air, termasuk Magelang. Kejurnas ini pun bisa menjadi barometer sejauh mana pembinaan dan pembibitan atlet. “Termasuk bisa memantau prestasi yang diraih para atlet. Maka, di kompetisi ini saya harap para atlet dapat bertanding secara fair play, sportif, dan penuh perjuangan,” paparnya.


(Asef Amani/CN26/SM Network)