• KANAL BERITA

100 Tim Ditargetkan Bersaing di Kejuaraan Terbuka Internasional Petanque

LEMPAR BOLA: Seorang atlet melempar bola pada kejuaraan petanque di halaman kampus Fakultas Keolahragaan UNS kawasan Manahan Solo, beberapa waktu lalu. (suaramerdeka.com / Setyo Wiyono)
LEMPAR BOLA: Seorang atlet melempar bola pada kejuaraan petanque di halaman kampus Fakultas Keolahragaan UNS kawasan Manahan Solo, beberapa waktu lalu. (suaramerdeka.com / Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka.com - Sebanyak 100 tim ditargetkan bersaing pada kejuaraan terbuka internasional petanque di Solo, 25-27 Januari mendatang. Mereka bakal beradu kecermatan pada ajang yang rencananya diselenggarakan di lapangan Kotabarat tersebut.

‘’Sampai akhir pekan lalu sudah ada 50 lebih tim yang mendaftarkan diri. Tim-tim itu berasal dari berbagai daerah di Tanah Air, termasuk dari luar negeri. Peserta bakal terus bertambah, karena pendaftaran baru ditutup 24 Januari mendatang,’’ kata Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Kabid Binpres) Pengkot Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Solo, Satria Yudi Gontara, Senin (7/1).

Beberapa tim yang sudah menyatakan kesiapan untuk berkompetisi di antaranya dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur untuk wilayah Jawa. Selain itu Aceh, Kalimantan Barat dan Papua. Sementara tim luar negeri yang menurutnya siap bertandang ke Kota Bengawan antara lain Malaysia.

‘’Tim dari Singapura dan Thailand, kami masih tunggu konfirmasi keikutsertaannya, sedangkan tim-tim dari berbagai perguruan tinggi juga menyatakan siap bersaing di Solo nanti. Informasinya, timnas petanque pun bakal menurunkan timnya,’’ ungkap dia.

Klik di sini untuk mendapatkan peralatan olahraga dengan harga terbaik

Kejuaraan itu rencananya memperebutkan Piala Wali Kota Surakarta. Saat ini, pihak penyelenggara yakni Pengprov FOPI Jateng bekerja sama dengan Pengkot FOPI setempat tengah berkoordinasi dengan Pemkot Surakarta berkait tajuk ajang internasional tersebut. ‘’Nomor yang dilombakan  khusus tim dobel terbuka. Artinya bisa dobel putra-putra, putri-putri atau putra-putri,’’ jelas Satria.

Disinggung tentang venue, dia menyatakan lapangan Kotabarat sudah representative untuk menggelar ajang berskala internasional. Arena tersebut sudah digunakan sebagai tempat penyelenggaraan petanque pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng XV/2018 pada Oktober silam. ‘’Hanya tribun penonton yang kurang. Tetapi lapangannya dinilai sudah cukup memadai, di sela-sela pepohonan yang ditanam di pinggir lapangan Kotabarat,’’ tuturnya.


(Setyo Wiyono/CN26/SM Network)