• KANAL BERITA

Indonesia Andalkan Pesilat Muda Buru Gelar Juara Kejuaraan Dunia

TIM INDONESIA: Tim pencak silat Indonesia sesaat sebelum bertolak dari Jakarta menuju Singapura untuk bertanding di kejuaraan dunia. (suaramerdeka.com / dok)
TIM INDONESIA: Tim pencak silat Indonesia sesaat sebelum bertolak dari Jakarta menuju Singapura untuk bertanding di kejuaraan dunia. (suaramerdeka.com / dok)

SOLO, suaramerdeka.com - Pesilat-pesilat muda jadi andalan Timnas Indonesia untuk memburu gelar juara pada kejuaraan dunia di Singapura, Kamis-Minggu (13-16/12). Menurut pelatih kepala Indro Catur, 30 atlet yang diboyong untuk bertarung, didominasi atlet-atlet muda. ‘’Hanya Komang Harik Adhi Putra, satu-satunya pesilat peraih medali emas Asian Games 2018 yang turut dalam tim ini. Lainnya, atlet-atlet pemula di ajang dunia,’’ tutur pelatih asal Solo itu melalui pesan seluler, Rabu (12/12).

Kendati demikian, pria yang didukung tiga asisten pelatih yakni Dian Kristianto (Jateng), Arif Faisal (DKI Jakarta) dan Asep Solihin (Riau) tersebut yakin, awak timnya mampu bersaing untuk mengumpulkan emas terbanyak. Komang Harik sudah pasti menjadi salah satu tumpuan perburuan simbol juara. Pesilat asal Bali tersebut akan bertarung di kelas E putra.

‘’Atlet lainnya, juga punya peluang untuk merebut emas, meski mereka pemula. Kemampuan mereka bisa diandalkan, termasuk Khoirudin Mustaqim asal Jateng di kelas A putra. Mustaqim sebelumnya jadi juara dunia yunior di Thailand, Juli lalu,’’ tambah Catur.

Ratusan atlet bakal beradu ketangguhan pada kejuaraan dunia yang bakal diselenggarakan di OCBC Arena Hall Singapura Sports HUB tersebut. Tercatat ada 73 negara dari berbagai benua mengirimkan para pesilatnya dalam ajang yang diprediksi berlangsung ketat itu. ‘’Pesaing terberat terutama tuan rumah Singapura, Thailand dan Malaysia. Vietnam saat ini juga memiliki sejumlah pesilat yang kemampuannya juga bagus. Maka persaingan nanti pasti berlangsung ketat,’’ ujarnya.

Sebanyak 24 medali emas diperebutkan dalam kejuaraan tersebut. Berapa target yang dibidik tim Merah Putih? Catur tidak bersedia menyebut. Sebab, peta kekuatan cabang bela diri tersebut kini kian merata. Baginya, yang terpenting para pesilat Indonesia bisa menampilkan performa terbaiknya guna mencapai hasil maksimal. ‘’Kami akan berusaha tetap mempertahankan juara umum, kendati mungkin raihannya tidak sebanyak waktu kejuaraan dunia di Bali 2016, yang mencapai 12 medali emas,’’ tutur dia.


(Setyo Wiyono/CN26/SM Network)