• KANAL BERITA

Raih 11 Emas, Silat Jateng Juara Umum Popwil III

Merajai Kategori Tanding

GUNTINGAN: Pesilat Jateng Rizki Mieko Yunandriya melayang sambil melakukan guntingan kaki terhadap Kanzun Anselma Huda (DIY) pada final kelas A putra Popwil III di Solo. (suaramerdeka.com / Setyo Wiyono)
GUNTINGAN: Pesilat Jateng Rizki Mieko Yunandriya melayang sambil melakukan guntingan kaki terhadap Kanzun Anselma Huda (DIY) pada final kelas A putra Popwil III di Solo. (suaramerdeka.com / Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka.com - Sebanyak 11 medali emas, enam perak dan dua perunggu digenggam kontingen Jateng dari cabang pencak silat Pekan Olahraga Wilayah (Popwil) III di Hotel Lorin yang berakhir, Senin (12/11). Jumlah tersebut sekaligus membawa tim tuan rumah menjadi juara umum.

Peringkat kedua ditempati kontingen Bali dengan delapan emas, tiga perak dan lima perunggu. Selanjutnya disusul Banten di urutan ketiga dengan dua emas, lima perak dan lima perunggu. ‘’Target juara umum tercapai. Kami meraih sebelas emas, meski secara pribadi sebenarnya saya mengalkulasikan bidikan 12 emas. Namun hasil ini merupakan raihan terbaik,’’ kata salah seorang pelatih tim Jateng, Rakhmat Fitroh.

Para pesilat tuan rumah merajai kategori tanding pada partai final. Tim besutan trio pelatih Rakhmat Fitroh, Slamet Haryo dan Alip  Almunanti tersebut meraih sepuluh dari 17 medali emas yang diperebutkan.

Para peraih emas nomor-nomor tanding adalah Rizki Mieko Yunandriya (kelas A putra), Riska Rahmawati (A putri), Desi Ratnasari (B putri), Alfian Nur Ghozali Anhar (C putra). Selanjutnya Ahmad Nurulloh (D putra), Atifa Fismawati (D putri), Triana Ragil Rahmawati (F putri), Tito Hendra Septa Kurnia (G putra), Vira Adelia (G putri) dan Dewangga Agna Musthofa (H putra).

Satu emas lainnya diraih tim Jateng dari nomor seni atau tunggal-ganda-regu (TGR) yang digelar sehari sebelumnya (Minggu, 11/11). Pesilat kategori seni yang merebut simbol juara adalah Kelfin Farid Fadillah di nomor tuggal putra.

Rakhmat Fitroh menjelaskan, atas hasil tersebut maka banyak atlet Jateng yang mendapat tiket menuju Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) di Papua pada 2019. Dia mencatat sejumlah 17 awak timnya yang berhak melaju ke pesta olahraga tertinggi bagi para pelajar di Tanah Air tersebut. Sebab berdasarkan ketentuan di Popwil III, finalis atau peraih medali emas dan perak dinyatakan lolos ke Popnas.

‘’Siapa saja awak tim silat yang akan berangkat ke tingkat nasional, belum ditentukan. Tapi kira-kira sebagian besar pesilat ini berangkat, namun bagi mereka yang tahun depan sudah duduk di kelas tiga SMA, maka harus diganti atlet lainnya,’’ tuturnya.


(Setyo Wiyono/CN26/SM Network)