• KANAL BERITA

Sepatu Roda Tambah Medali Emas Kota Semarang

SPRINT: Aksi Viero Abimanyu dalam nomor putra Sprint 500 meter yang berlangsung di Velodrome Stadion Manahan Surakarta, Sabtu (20/10). (suaramerdeka.com / Jati Prihatnomo)
SPRINT: Aksi Viero Abimanyu dalam nomor putra Sprint 500 meter yang berlangsung di Velodrome Stadion Manahan Surakarta, Sabtu (20/10). (suaramerdeka.com / Jati Prihatnomo)

SOLO, suaramerdeka.com - Sukses menyabet dua emas di hari pertama, Jumat (19/10), tim sepatu roda Kota Semarang kembali menambah dua emas juga dua perak dalam final hari kedua yang berlangsung di Velodrome Stadion Manahan Surakarta, Sabtu (20/10).

Adapun peraih medali sepatu roda ialah Denta Iswara yang berhasil mempersembahkan dua emas di nomor putri ITT 500M dan Flying 200M. Juga Benita Triana meraih emas di nomor putri ITT 100M dan perak di nomor putri Sprint 500 meter. Sementara dari nomor putra, Viero Abimanyu meraih nomor putra Sprint 500M dan perak di nomor putra PTP 1.0000 meter.

Hasil ini melengkapi perolehan medali tim sepatu roda Kota Semarang itu dengan total empat emas dan dua perak. Sekaligus menambah pundi-pundi medali Kota Semarang di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng XV 2018 yang berlangsung di Surakarta.

Keberhasilan tim sepatu roda meraih medali begitu disyukuri pelatih Bramanto Setiawan. "Secara hasil puas, anak-anak sudah bermain maksimal. Sebetulnya kita punya peluang tiga emas lewat Viero, sayang dia jatuh dan hanya raih perak. Tapi secara keseluruhan anak-anak tampil oke, hasil sesuai target." ujarnya.

Bram menambahkan, timnya berpeluang menambah medali emas andai timnya tampil full team. Namun dirinya tetap mensyukuri hasil yang diraih timnya tersebut.
Apresiasi juga diberikan Bram kepada anak asuhnya di ajang multievent empat tahunan tersebut. Meski beberapa pemain tampil untuk pertama kalinya, namun mereka mampu menunjukan peforma terbaik.

"Mentalitas anak-anak sudah sangat teruji jadi tidak begitu masalah saat mengikuti ajang besar semacam ini, semoga prestasi yang diraih tak membuat anak-anak cepat berpuas diri," pungkasnya.


(Jati Prihatnomo/CN26/SM Network)