• KANAL BERITA

174 Atlet Ramaikan Indonesian Downhill di Wonogiri

TURUNI BUKIT : Atlet menuruni Bukit Watu Cenik saat mengikuti ajang 76 Indonesian Downhill Seri IV tahun 2018 di Dusun Prampelan, Desa Sendang, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri. (suaramerdeka.com /Khalid Yogi)
TURUNI BUKIT : Atlet menuruni Bukit Watu Cenik saat mengikuti ajang 76 Indonesian Downhill Seri IV tahun 2018 di Dusun Prampelan, Desa Sendang, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri. (suaramerdeka.com /Khalid Yogi)

WONOGIRI, suaramerdeka.com - Sebanyak 174 atlet meramaikan ajang adu cepat sepeda di lintasan ekstrem perbukitan Watu Cenik, Dusun Prampelan, Desa Sendang, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri, Sabtu-Minggu (13-14/10). Mereka berlaga dalam ajang 76 Indonesian Downhill Seri IV tahun 2018.

Parama Nugroho, Direktur Event Indonesian Downhill mengatakan, Indonesian Downhill Seri I sebelumnya telah diadakan di Yogyakarta, Seri II di Batu (Jatim), dan Seri III di Subang (Jabar). "Seri IV ini diadakan di Wonogiri. Sedangkan Seri V atau terakhir akan diadakan di Kudus," katanya, Minggu (14/10).

Lintasan  downhill  di Wonogiri menurutnya sangat menarik dan menantang. Lintasan sepanjang 1,8 kilometer tersebut berada pada perbukitan yang dipenuhi bebatuan. "Para peserta olah raga ini memang mencari lintasan yang penuh tantangan. Saya sudah lihat lewat  drone . Kalau dari atas seperti  track  di Rampage, AS," ujarnya.

Lintasan itu mempunyai elevasi  vertical drop  setinggi 205 meter yang melewati bebatuan besar di tebing-tebing bukit. Peserta datang dari Jawa, Sumatera, Bali, hingga Kalimantan. Bahkan, event tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Union Cycliste Internationale (UCI). "Jadi, event ini sudah mendunia," imbuhnya.

Bupati Wonogiri Joko 'Jekek' Sutopo ikut menyaksikan kompetisi tersebut. Menurutnya, lintasan Watu Cenik layak dikembangkan agar mendunia. "Lintasannya diperlebar dan diperpanjang. Tapi harus ada event yang kontinyu. Kalau perlu, diadakan Piala Bupati," katanya.

Sementara itu, seluruh kategori telah selesai dipertandingkan, Minggu sore. Kategori Master E dijuarai Suwarno dari Spartan Racing Team, kategori Master D dijuarai Takin dari Batik Air Racing Team, kategori Master C dijuarai Dimas Wardhana dari Sixteenwinds, kategori Master B dijuarai Fauzan dari Sixteenwinds, kategori Master Expert B dijuarai Suryanto dari MUD Brothers, kategori Master A dijuarai Supriyadi dari Polair DH Team, dan kategori Master Expert A dijuarai Chrisdian Mardianto dari Spartan Racing Team.

Adapun kategori Men Youth dijuarai Nufanto Trisulo dari Bhayangkara Racing Team, kategori Men Sport B dijuarai Bayu Radityo Agung Trijati dari Montesque, kategori Men Sport A dijuarai Ismail Nurdin Anshori dari Wika Porgem PSP Industry, kategori Women Open dijuarai Ayu Triya Andriana dari Puslatda Jatim, kategori Women Elite dijuarai Arinda Novitasari dari KJS, kategori Men Junior dijuarai Abd Haimin Muhaimin dari KK Team MTB Racing, kategori Men Elite B dijuarai Agung Prio Apriliano dari Spartan Racing Team, dan kategori Men Elite A dijuarai Hildan Afosma Katana dari Prima Thrill Factory Team.


(Khalid Yogi/CN26/SM Network)