• KANAL BERITA

Bertekad Ulang Kenangan

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono
Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

KENANGAN  tak hanya bisa disimpan dalam memori. Bagi Muhammad Marsudin, kenangan sangat mungkin untuk diulang. Atlet senior panjat tebing Solo itu kini bersiap menghadirkan lagi kenangan saat sukses menggapai prestasinya pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng. "Saya ingin kembali memburu prestasi seperti pada Porprov 2013 di Purwokerto. Mudah-mudahan bisa terealisasi," kata dia, Jumat (14/9).

Pemanjat 28 tahun tersebut menorehkan catatan manis pada pesta olahraga terbesar di Jateng, lima tahun silam. Pada adu ketangguhan di papan panjat kompleks GOR Satria Purwokerto, waktu itu, Marsudin sukses mempersembahkan empat medali emas bagi kontingen Kota Bengawan.

Bujangan kelahiran Lampung, 4 Maret 1990 tersebut menjadi jawara di nomor lead perorangan dan beregu putra, serta boulder perorangan dan beregu putra. Raihan tersebut sekaligus menempatkan dia sebagai atlet Solo yang meraih emas terbanyak di arena panjat tebing.

"Dukungan langsung orang tua di arena kompetisi, memang luar biasa melecut semangat saya. Maka Insya Allah pada Porprov Oktober mendatang, orang tua saya juga akan datang ke Solo," tutur putra pasangan Saimin-Rodiyah tersebut.

Bakal Ketat

Memang saat berkompetisi di Purwokerto, ayahnya sering bergabung dengan rekan-rekannya di tim Pengkot Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Solo guna memberikan dukungan moral. Menurutnya, pada Porprov 2018 di Kota Bengawan, 19-26 September mendatang, giliran sang bunda yang rencananya memberikan dukungan semangat kepadanya.

"Yah, semoga prestasi yang lebih baik bisa kembali saya persembahkan bagi kontingen Solo, kendati persaingan perebutan medali nanti bakal berlangsung ketat," tandas alumnus Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) jurusan Sastra Inggris tersebut.

Marsudin mengawali kiprahnya di papan panjat saat duduk di bangku SMA Muhammadiyah 2 Surakarta. Berkali-kali menjuarai sirkuit panjat tebing (SPT) Solo Raya kala itu, dia kemudian malang melintang ke berbagai event nasional. Salah satu prestasi terbaik yang pernah digenggamnya adalah medali emas nomor boulder beregu pada Pekan Olahraga Nasional (PON) di Jawa Barat, 2016 silam.


(Setyo Wiyono/CN26/SM Network)