• KANAL BERITA

Sumbar Dominasi Kejurnas Gantole

TERIMA MEDALI : Para juara menerima medali saat penutupan Kejurnas Gantole Race to Goal Seri I 2018 di pendapa Kabupaten Wonogiri. (suaramerdeka.com / Khalid Yogi)
TERIMA MEDALI : Para juara menerima medali saat penutupan Kejurnas Gantole Race to Goal Seri I 2018 di pendapa Kabupaten Wonogiri. (suaramerdeka.com / Khalid Yogi)

WONOGIRI, suaramerdeka.com - Para atlet Sumatera Barat (Sumbar) mendominasi perolehan medali pada Kejurnas Gantole Race to Goal Seri I 2018 di Kabupaten Wonogiri, 5-8 September. Sementara itu, atlet Jateng juga berhasil meraih dua medali dalam kejuaraan tersebut.

Abdul Mustofa pengurus Federasi Aerosport Indonesia (FASI) Jawa Tengah menyampaikan, rencana semula Kejurnas tersebut dilaksanakan lima sorti. Namun, pihaknya hanya melaksanakan tiga sorti karena cuaca tidak mendukung. "Meski demikian, kejuaraan itu berjalan dengan aman dan lancar," katanya saat penutupan Kejurnas Gantole Race to Goal Seri I 2018 di pendapa Kabupaten Wonogiri, Sabtu malam (8/9).

Kejurnas mempertandingkan nomor  race  kelas A advan dan kelas B. Kelas A merupakan kelas bergengsi ekstra cepat 80 kilometer per jam. Pihaknya berharap adanya perbaikan area  spot landing  (tepat mendarat), yakni dengan pemangkasan pepohonan dan penataan batu-batu besar.

Pada Kategori A, juara pertama diraih Latif dari Sumbar, juara ke dua diraih Rijanul Fatomi dari Sumbar, juara ke tiga diraih Qoidir Anas dari Sumbar. Adapun pada Kategori B, juara pertama Muhamad Rizid Rido dari Jateng, juara ke dua Nastain dari Jatim, sedangkan juara ke tiga bersama adalah Sulis Widodo dari Jateng dan Ridwan Zaelani dari Kalbar.

Kadisops Lanud Adi Sumarmo Letkol (Pnb) Yulmaizir Caniago mengatakan, kejuaraan berlangsung aman dan lancar. Pihaknya berterima kasih kepada Bupati Wonogiri atas dukungannya dalam olah raga dirgantara tersebut. "Kami ucapkan selamat kepada atlet dari Sumatra Barat karena sudah memberikan yang terbaik dan menjadi juara dalam kesempatan kali ini. Semoga olah raga dirgantara ini bisa berkembang, diminati masyarakat dan mencetak atlit-atlit nasional," harapnya.

Ketua FASI Jawa Tengah Nuzul Firman mengatakan, Bukit Joglo di Wonogiri merupakan bukti sejarah, di mana gantole dahulu pernah terbang selama 6 jam dan rekor terbang sejauh 100 kilometer yang sampai sekarang belum terpecahkan. Pada 1994, sekitar 40-60 atlet gantole dari berbagai negara terbang dari puncak bukit tersebut. Selain sebagai olah raga, gantole juga mendukung dunia wisata. Pasalnya, pemandangan alam Waduk Gajahmungkur dan barisan Pegunungan Seribu bisa dinikmati dari angkasa melalui gantole.


(Khalid Yogi/CN26/SM Network)