• KANAL BERITA

Satu Lagi Pembalap Indonesia Belajar dengan Valentino Rossi

KE ITALIA: Pembalap Yamahs Racing Indonesia, M. Faerozi siap berlatih dengan Valentino Rosi usai terpilih mengikuti Program Yamaha VR46 Master Camp 6 di Italia. (suaramerdeka.com / Heru Fajar)
KE ITALIA: Pembalap Yamahs Racing Indonesia, M. Faerozi siap berlatih dengan Valentino Rosi usai terpilih mengikuti Program Yamaha VR46 Master Camp 6 di Italia. (suaramerdeka.com / Heru Fajar)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Rider muda asal Lumajang, Jawa Timur, Faerozi terpilih untuk mengikuti program pelatihan Yamaha VR46 Master Camp batch keenam yang dijadwalkan berlangsung pada 11-16 September 2018. Tentu saja, hal ini merupakan kesempatan emas bagi Faerozi yang masih berusia 15 tahun, sekaligus menjadi modal penting bagi dirinya untuk menatap musim balap di Asia Production 250 (AP250) gelaran Asia Road Racing Championship 2018 (ARRC 2018).

“Saat ini, kami sangat bangga dapat mengirimkan rider muda bertalenta kami, Faerozi ke VR46 Master Camp di 2018, yang secara langsung akan dilatih oleh Valentino Rossi dan didampingi oleh pembalap moto2 dan moto3 sebagai instrukturnya. Kami yakin bahwa mimpi menjadi kenyataan bagi Faerozi untuk mendapatkan pengalaman latihan dengan level internasional sebagai generasi selanjutnya di Yamaha Racing Indonesia,” terang Minoru Morimoto selaku President Director PT. Yamaha Indonesia Motor Mfg.

Menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi Faerozi hingga dapat terpilih. Banyak pembalap dari seluruh penjuru dunia yang ingin merasakan program pelatihan Yamaha VR46 Master Camp. Alhasil, keikutsertaan Faerozi dalam Yamaha VR46 Master Camp batch ke-6 ini menjadi bukti konsistensi Yamaha Indonesia Motor Manuafacturing (YIMM) dalam pembinaan talenta-talenta potensial.

“Sangat bahagia bisa diberi kesempatan Yamaha Racing Indonesia untuk mengikuti Yamaha VR46 Master Camp. Ini adalah program pembinaan teknik balap yang sangat bagus karena ditangani Valentino Rossi yang merupakan pembalap yang saya idolakan. Untuk persiapan, saya akan mempersiapkan fisik serta mental dan yang paling penting ialah memanfaatkan sekolah balap ini dengan mencari ilmu sebanyak mungkin. Saya akan belajar teknik-teknik balap yang sangat penting, juga belajar tentang mental. Ilmu yang saya peroleh nanti akan saya terapkan dalam balapan yang saya ikuti hingga mendapatkan hasil yang lebih baik,” terang Faerozi yang lahir pada 15 tahun.

Ada tahapan yang realistis bagi para Garuda Muda untuk berprestasi di level internasional. Terbukti nyata, Galang Hendra Pratama yang pernah menjadi bagian Yamaha VR46 Master Camp dapat meraih podium juara dalam WorldSSP300 tahun ini di Brno, Ceko. Bahkan di tahun pertama sudah berada di posisi ke-6 klasemen sementara WorldSSP300. Itupun berpotensi besar untuk mencapai hasil lebih baik. Selain Galang rider muda Yamaha Racing Indonesia yang sudah mengikuti Master Camp ialah Imanuel Pratna sebanyak dua kali tahun 2016, kemudian Anggi Setiawan satu kali tahun 2017.

“Kami berharap di kesempatan ini Faerozi dapat belajar skill balap kelas dunia, kemudian mengaplikasikannya di balap ARRC AP250. Dan kami berharap jika sukses, ke depannya dia dapat naik ke level dunia seperti Galang Hendra. Tentu saja kami yakin. Dia pasti bisa,” tambah Morimoto.


(Heru Fajar/CN26/SM Network)