• KANAL BERITA

Pembalap Yamaha Kuasai Klasemen di Kelas Sport 150cc

MAKIN MUDAH: Dominasi Podium Sport 150 cc membuat langkah pembalap Yamaha semakin mudah untuk mempertahankan juara nasional Kejurnas IRS. (suaramerdeka.com / Heru Fajar)
MAKIN MUDAH: Dominasi Podium Sport 150 cc membuat langkah pembalap Yamaha semakin mudah untuk mempertahankan juara nasional Kejurnas IRS. (suaramerdeka.com / Heru Fajar)

SENTUL, suaramerdeka.com - Para rider Yamaha menunjukkan konsistensinya. Kembali mendominasi Kejurnas Sport 150 cc dalam seri ketiga gelaran Indospeed Race Series (IRS) 2018 Sentul, Bogor, Sabtu-Minggu kemarin (25-26/8). Setelah memborong podium juara di race pertama, berlanjut di race kedua. Bahkan hingga posisi keenam milik petarung Yamaha.

Cukup dramatis pertarungan Richard Taroreh (Yamaha 549 kaboci) dan Rafid Topan (Yamaha RRS) pada  race kedua (26/8) karena hanya berjarak 0,003 detik saja.  Mengacu pada hasil dari dua race Kejurnas Sport 150 cc, maka semakin membuka peluang Yamaha YZF-R15 untuk mempertahankan predikat juara nasional.

Potensinya semakin besar. Peringkat satu hingga kesembilan dalam klasemen sementara Kejurnas Sport 150 cc dikuasai para pembalap Yamaha. Mulai Richard Taroreh (Yamaha 549 Kaboci), Syahrul Amin (Yamaha 549 Kaboci), Wawan Wello (Bromo Jaya Mix), Murobbil Fatoni (Yamaha 549 Kaboci), Wilman Hammar (Yamaha Bahtera Racing), Reynaldi Pradana (Yamaha HDS Racing), Gupita Kresna (Yamaha Oryza), Rafid Topan Sucipto (Yamaha RRS) dan Ikhsan Lala (Yamaha RRS).

Richard Taroreh yang berada di pucuk pimpinan klasemen sementara Kejurnas Sport 150 cc, saat ini sudah berbeda 86 poin dengan rival yang ada di urutan ke-10. Alhasil, jika nanti dapat memperlebar jarak hingga lebih dari 100 poin, maka gelar juara nasional dapat dipastikan saat putaran ke-4 nanti. Dua seri selanjutnya sudah tidak berpengaruh lagi karena setiap seri cukup memperebutkan 100 nilai saja.   

“Target saya adalah memperbaiki hasil race kedua yang finish keempat. Saat race kedua, saya terus menjaga posisi agar jangan sampai kehilangan momen dan berhasil meraih podium juara dan dapat memperlebar perbedaan klasemen poin,” tukas Richard Taroreh yang juga juara nasional Sport 150 cc (IRS 2017).  

Untuk kelas Kejurnas Sport 250 cc sendiri, beberapa rider tim Yamaha meraih progress atau kemajuan dalam hal penajaman waktu di race kedua. Dimana race pertama Wilman Hammar (Yamaha Bahtera Racing) yang mencatat best-time satu menit 43 detik. Pada race kedua Rafid Topan (Yamaha Bahtera Racing), Rey Ratukore (Yamaha RRS), M Faerozi (Yamaha PARD) dan Richard Taroreh sudah mencatat best-time satu menit 43 detik, yang sebelumnya satu menit 44 detik.

Hal ini menunjukkan perkembangan signifikan atas riset yang konsisten dilakukan mekanik. Upaya ujicoba dan evaluasi terus dilakukan. “Perfoma motor sudah membaik. Hanya saja di race kedua saya kehilangan momen karena terhalang pembalap di depan saya. Seri selanjutnya, kita akan berusaha lebih baik,” ujar Rey Ratukore yang finish kesembilan (race kedua) dan saat ini ada di posisi ke-4 dalam klasemen sementara Kejurnas Sport 250 cc. Seri empat akan dihelat pada tanggal 6-7 Oktober 2018, di sirkuit Sentul, Bogor.


(Heru Fajar/CN26/SM Network)