• KANAL BERITA

Olimpiade Tokyo 2020 Sediakan Masjid Berjalan

Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - Perhelatan Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang dipastikan bakal menyedot perhatian banyak orang, tak hanya atlet ataupun ofisial, tapi juga pengunjung. Bagi pengunjung Muslim, mereka tak perlu khawatir mencari tempat ibadah di kota, karena akan ada masjid berjalan di sekitar venue atau arena pertandingan.

Masjid berjalan itu akan disediakan CEO Yasu Project, Yasuhara Inoue. Pihaknya menyiapkan masjid berjalan sebanyak 10 buah di sekitar venue. Hanya saja, jumlah itu bisa berubah karena harus berkoordinasi terlebih dulu dengan pemerintah Jepang. "Rencananya kami sediakan 10 unit. Kami akan koordinasi dengan panitia Olimpiade dan Kantor Perdana Menteri (Jepang). Kalau mereka oke, akan kami tempatkan di lokasi," ujar Yasuhara di Jakarta, Kamis (23/8).

Masjid berjalan itu terbuat dari truk kontainer yang sudah dimodifikasi. Kapasitas satu tempat ibadah tersebut bisa menampung 50 jemaah. Menurut Yasuhara, satu unit mobil itu harganya mencapai 100 juta yen atau sekitar Rp 14 miliar. "Masjid ini juga tahan gempa dalam skala yang sedang. Kendaraannya saat ini masih pakai bahan bakar bensin, selanjutnya akan berubah jadi listrik biar ramah lingkungan," terang Yasuhara dengan didampingi pimpinan Japanese Language School, Richard Susilo.

Yasuhara mengatakan, penyediaan masjid berjalan ini sangat penting mengingat banyak warga Muslim luar Jepang yang akan hadir ke Olimpiade 2020. Menurut dia, sesungguhnya di Tokyo ada masjid, tapi letaknya agak jauh dari arena pertandingan. Karenanya, pihaknya membantu warga Muslim agar bisa memakai masjid yang disiapkan tersebut. "Masjid berjalan ini bisa digunakan siapa saja, mulai atlet, ofisial atau pengunjung. Jadi masjid ini akan mempermudah mereka untuk beribadah," tandasnya.


(Arif M Iqbal /CN26/SM Network)