• KANAL BERITA

UTI Pro Kirim 11 Taekwondoin ke Malaysia Terbuka

UJIAN KENAIKAN: Atlet taekwondo UTI Pro saat melakukan ujian kenaikan tingkat di DP Mall, Minggu (12/8).  (suaramerdeka.com / Royce Wijaya)
UJIAN KENAIKAN: Atlet taekwondo UTI Pro saat melakukan ujian kenaikan tingkat di DP Mall, Minggu (12/8). (suaramerdeka.com / Royce Wijaya)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Universal Taekwondoin Indonesia Profesional (UTI Pro) Jateng dan Kota Semarang mengirimkan 11 atlet taekwondo atau taekwondoin ke CK Classic International Open Taekwondo Championship 12th Kuala Lumpur, Malaysia pada Jumat- Minggu (24-26/8) mendatang.

"11 taekwondoin itu asli orang Semarang, kami harap mereka bisa membawa juara dan membawa nama baik Indonesia, khususnya Kota Semarang," kata Ketua Pengcab UTI Pro Kota Semarang Agung Triwibawa di sela-sela ujian kenaikan tingkat (UKT) UTI Pro yang diikuti 150 peserta, dari usia lima - 17 tahun di DP Mall Semarang di Jl Pemuda, Semarang, Minggu (12/8).

Ke-11 atlet itu ialah Muhammad Fayiz Adesyifa, Muhammad Farras Gesyar S, Ibrahim Maulana Pasthyka A, Hilza Aidasyifara, Mohammad Zidan Fahmi M, Afita Ardian Kusnanda, Najwa Alya Putri Rahmadhani, Bertram Edria Arkana, Gayatri Shalsabilla Widia Putri, Ghani Ayang Arjuna, dan Belinda Ayu Widia Putri.

Mengenai UKT tersebut, Agung menjelaskan, ada tujuh pelatih bergelar master, salah satunya Risna Bone. Enam pelatih lainnya memiliki gelar Sabeum Dan I- IV Kukiwon, di antaranya Rahmat, Kurnia Putranto, dan Ikwan Mulyoto. Ujian kenaikan tingkat digelar dua kali dalam setahun. Ini bagian program kerja UTI Pro.

Menurut dia, UKT sengaja digelar dititik keramaian dan siswanya diminta memutari jalan Pemuda, sampai Lawangsewu dan kembali ke DP Mall. Hal itu untuk mempromosikan, sekaligus mengenalkan taekwondo kepada masyarakat. Di sisi lain, Ketua UTI Pro Jateng Theodorus Yosep Parera mengatakan, UKT ini juga untuk mencari bibit-bibit atlet taekwondo sejak dini, serta memotivasinya agar giat berlatih.

Harapannya, mereka bisa berprestasi dan mampu mengharumkan Jateng khususnya, serta Indonesia umumnya ke kancah dunia. ''Kami komitmen membangun dan mengembangkan atlet taekwondo di Jateng,'' ungkapnya. Taekwondoin UTI Pro, Muhammad Fayiz Adesyifa (9) sebagai atlet termuda yang dikirim ke Malaysia terbuka merasa senang. Ia akan berjuang semaksimal mungkin untuk bisa berprestasi di negeri Jiran tersebut.


(Royce Wijaya/CN26/SM Network)