• KANAL BERITA

Tim Panjat Tebing Gunakan Apparel dalam Negeri

Foto: suaramerdeka.com / Setiady Dwi
Foto: suaramerdeka.com / Setiady Dwi

BANDUNG, suaramerdeka.com - Meski KOI sudah menunjuk produk apparel asal China bagi Kontingen Asian Games 2018, Tim Panjat Tebing Indonesia memutuskan untuk menggunakan apparel dalam negeri. Hal itu ditandai penandatanganan kerja sama Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) dengan produsen alat petualangan, Eiger di Bandung, Kamis (9/8).

"Memang itu sudah diatur oleh KOI, hanya saja cabor juga sudah mempunyai sponsor apparel tersendiri juga, karena itu kami akan membicarakannya," tandas Sekjen FPTI, Sapto Hardiono.

Ditegaskan, pihaknya menginginkan produk Eiger itu bisa digunakan selama pelaksanaan pertandingan. Terlebih, kerjasama itu menjadi bagian dari rencana jangka panjang federasi dengan penyedia apparel yang berbasis di Bandung itu hingga Olimpiade 2020 di Tokyo. Menyusul kerjasama itu, Timnas Panjat Tebing akan mendapatkan seragam pertandingan, acara podium, hingga kaos selama kegiatan. Nilainnya Rp 200 juta.

Jubir Eiger, Arief Husein menjelaskan bahwa untuk pembuatan kostum Aries Susanti Rahayu dkk, pihaknya menghabiskan waktu selama tiga bulan. "Itu termasuk ujicoba pemakaian, terutama dalam memastikan tingkat kenyamanan selama atlet menggunakannya saat perlombaan. Ini yang penting, karena menyangkut psikologis atlet juga," katanya.

Dalam pesta multievent empat tahunan itu, FPTI menargetkan bisa meraih dua emas. Nomor yang diandalkan untuk memenuhinya berasal dari nomor speed climbing. Mereka mengandalkan dua atlet andalannya, Aries Susanti Rahayu dan Aspar Jaelolo. Untuk mewujudkannya, tim sudah melakukan pemusatan latihan di Yogyakarta sejak April 2016. Total atlet yang disiapkan sebanyak 10 atlet putra dan 10 atlet putri.

"Kami berlatih di Yogyakarta hingga tanggal 20 Agustus mendatang, tiga hari sebelum pertandingan. Ini untuk menjaga suasana saja," tandas Sapto Hardiono.


(Setiady Dwi/CN26/SM Network)