• KANAL BERITA

Atlet UTI-Pro Dulang Tujuh Medali Emas

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

UNGARAN, suaramerdeka.com - Atlet Taekwondo UTI-Pro yang tergabung dalam Falcon Taekwondo Academy Kabupaten Semarang berhasil mendulang tujuh medali emas dan satu medali perunggu dalam Kejurnas Piala Gubernur Bangka Belitung ke-I 2018.

Salah satu pelatih UTI-Pro Kabupaten Semarang, Inosensius Laka menyebutkan, kegiatan yang diikuti sebanyak 598 orang peserta dari belasan provinsi di Indonesia itu sudah menggunakan peraturan terbaru.

“Aturan yang dipakai, mengacu world taekwondo terutama pada penghitungan poin dan teknik menendang,” kata Ino, Rabu (8/8).

Adapun atlet yang berhasil mendulang medali emas, meliputi Andromeda Raya Laoetania Hakim siswa kelas 6A SDN 01 Ungaran yang turun di kelas ICTU D Under 34 Putri. Kemudian Elia Sutio Lievai, kelas 8B SMP Mardi Rahayu (ICTU D Under 34 Putri), Seoul Almaghvira Hidayat kelas IV Ki Hajar Dewantara SD Hj Isriati Moenadi Ungaran (ICTU D Under 29 Putri), Muflikh Daffa Kusuma siswa kelas 4A SDN 02 Ungaran (ICTU Under 24 Putra), Marvel Sanjaya Setiawan siswa kelas 8B SMP Mardi Rahayu Ungaran (ICTU D Under 35 Putra), Satrio Bagus Kinantan siswa kelas 6A SDN 02 Ungaran (ICTU Under 31 Putra), dan Muhammad Febriansyah siswa kelas 6B SDN 02 Ungaran (ICTU Under 34 Putra). Sedangkan medali perunggu, diraih Salsabila Khairunnisa siswa Kelas VIIIA SMPN 1 Ungaran yang turun di kelas ICTU D Under 46 Putri.

“Seluruh atlet selama dua hari, Sabtu-Minggu (4-5/8) kemarin turun di kelas ICTU. Selain membawa pulang medali tujuh emas dan satu perunggu, atlet kami atas nama Muflikh Daffa Kusuma juga terpilih sebagai pemain terbaik,” jelasnya.

Dalam kejuaraan tingkat nasional tadi, atlet binaan pelatih UTI-Pro Kabupaten Semarang Aprilia Uno Sanjaya ini harus berjuang keras mengumpulkan poin ketika bertanding dengan atlet asal Jawa Barat dan Sumatera Utara. Persiapan latihan selama enam bulan terakhir disamping dukungan moral dari para orang tua atlet, lanjut Ino, akhirnya membuahkan hasil terbaik.

“Juara Umum I diraih tuan rumah, Juara Umum II Lampung, dan Juara Umum III disandang oleh kontingen atlet asal Kabupaten Semarang. Prestasi ini, tentu sangat membanggakan,” tandasnya.

Sebagai persiapan kejuaran terdekat, yakni kejuaraan nasional di Pulau Bali pihaknya sepulang dari Bangka langsung memfokuskan latihan disamping menggelar evaluasi pertandingan. Latihan dilaksanakan setiap hari pada pagi dan sore.

“Kejuaraan terdekat di Bali, yang jelas dalam satu tahun kami sudah ada kalender kejuaraan. Dari situlah, diketahui apa saja yang harus dipersiapkan,” tukasnya. 


(Ranin Agung/CN39/SM Network)