• KANAL BERITA

Pembalap Solo Buru Medali LCC Series 27

PACU SEPEDA: Pembalap Solo Galih Wardana (tengah) bersama sejumlah atlet lain memacu sepedanya dalam latihan di Velodrome Manahan. (suaramerdeka.com / Setyo Wiyono)
PACU SEPEDA: Pembalap Solo Galih Wardana (tengah) bersama sejumlah atlet lain memacu sepedanya dalam latihan di Velodrome Manahan. (suaramerdeka.com / Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka.com - Tiga pembalap sepeda Solo memburu medali pada Lomba Customs Cycling (LCC) Series 27 yang digelar di Wonosari, Gunung Kidul, Jumat-Minggu (13-15/7). Mereka yang bernaung di bawah tim Pengkot Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kota Bengawan adalah Galih Wardana, Andrian Hidayat, Saputro Reno Wijayanto dan Annisa Destein Cindy Qiawati.

"Kami akan berusaha menembus tiga besar untuk meraih medali dan poin. Kami telah berlatih maksimal guna mewujudkan target tersebut," kata Galih, sesaat sebelum bertolak dari Solo, Kamis (12/7).

Pelatih tim ISSI Solo Agus Sadiyanto mengungkapkan, bidikan tersebut atas dasar latihan harian para atlet Kota Bengawan. Lebih-lebih jalur yang akan dilalui pada nomor roadrace merupakan medan rolling (naik-turun dan tanjakan), mengingat atlet-atlet muda Solo lebih berkarakter pada rute seperti itu. "Andrian Hidayat yang telah menjalani pelatnas sejak beberapa waktu lalu, juga turut bergabung dengan kami di Wonosari," tuturnya.

Sebenarnya tak hanya empat atlet itu yang berasal dari Solo. Atlet senior Endra Wijaya juga akan tampil bersama klubnya. Sementara pembalap pemula Sindhu Ardianto pun turut bersaing dengan naungan tim Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) Balap Sepeda Jateng. "Enam atlet PPLOP akan turun semua. Mereka akan bersaing di kelompok pemula, kecuali Harun Arrosyid yang turun di kelompok yunior," ujar Agus yang juga membesut PPLOP Jateng.

Selain Sindhu dan Harun, atlet-atlet pelajar lain pada pusat pendidikan yang bermarkas di kawasan Punggawan Solo tersebut adalah Bagus Abel Tasman, Muhammad Hanif, Rifyal Nurha Syifa, serta Farhan Hilal CA. Farhan merupakan awak termuda dan baru masuk PPLOP tahun ajaran baru ini. "Atlet-atlet pelajar tersebut juga kami targetkan untuk menembus tiga besar. Mereka punya kesempatan bersaing di tiga nomor, yakni  individual time trial (ITT), road race dan kriterium," papar Agus.


(Setyo Wiyono/CN26/SM Network)