• KANAL BERITA

Lima Cabor Porwada DIY Batal Digelar di UNY

BERI KETERANGAN: Ketua SIWO PWI DIY Janu Riyanto memberikan keterangan di depan sejumlah jurnalis terkait pembatalan lima cabang olahraga (cabor) Porwada DIY yang berlangsung di UNY, Sleman, Rabu (11/7). (suaramerdeka.com / Gading Persada)
BERI KETERANGAN: Ketua SIWO PWI DIY Janu Riyanto memberikan keterangan di depan sejumlah jurnalis terkait pembatalan lima cabang olahraga (cabor) Porwada DIY yang berlangsung di UNY, Sleman, Rabu (11/7). (suaramerdeka.com / Gading Persada)

SLEMAN, suaramerdeka.com - Gelaran Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) III DIY resmi digelar kemarin hingga sepekan ke depan. Namun, sejumlah cabang olahraga (cabor) yang semula berlangsung di beberapa venue kawasan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Sleman terpaksa dibatalkan dan dipindah ke lokasi lain.

“Ada lima cabor yang batal digelar di UNY,” tutur Ketua SIWO PWI DIY, Janu Riyanto saat menghadiri pembukaan Porwada DIY untuk cabor tenis lapangan di Lapangan  Tenis Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Sleman, Rabu (11/7).

Cabor tenis lapangan, sebut Janu, merupakan salah satu cabor yang batal digelar di UNY dan dipindah ke kawasan olahraga UGM. Selain tenis, empat cabor lain yang batal dimainkan di UNY yakni sepak bola, tenis meja, atletik dan bulu tangkis. Keputusan pembatalan sekaligus pemindahan venue diambil dalam rapat pengurus SIWO  PWI DIY bersama pengurus PWI DIY di Kantor PWI DIY Jalan Gambiran 45, Kota Jogja (10/7).

“Pembatalan lima cabor yang semula berlangsung di UNY dengan penyelenggara lapangan dari FIK (Fakultas Ilmu Keolahragaan) UNY batal karena menyesuaikan kekuatan pendanaan yang dimiliki SIWO PWI DIY. Keputusan rapat ini diambil karena biaya yang dibutuhkan jika dilaksanakan di UNY dengan penyelenggara FIK UNY, jauh diluar jangkauan kekuatan pendanaan yang kami miliki,” tutur pria yang juga jurnalis olahraga itu.

Janu menjelaskan, untuk menyelenggarakan Porwada DIY 2018, SIWO DIY mendapat bantuan dana KONI DIY  sebesar Rp 20 juta dan sudah habis untuk pembuatan medali dan trofi serta kaos panitia penyelenggara. Setelah batal dilaksanakan UNY, panitia pun bergerak cepat untuk mencari alternatif venue lainnya sekaligus perangkat pertandingannya yang terjangkau pendanaan SIWO DIY.

“Untuk tenis lapangan dipindahkan ke Lapangan Tenis UGM dengan penyelanggara Pengkab Pelti Sleman pada 11 Juli. Lalu sepak bola dari Stadion UNY dipindahkan ke Stadion Madya Pancasila Lembah UGM  dengan penyelenggara Askab PSSI Sleman pada 17, 19 dan 22 Juli. Atletik juga dipindah ke Stadion Madya Pancasila pada 21 Juli. Kemudian bulutangkis dan tenis meja, masih ada beberapa alternatif yang masih dalam  proses pembicaraan oleh SIWO PWI DIY. Sementara itu untuk cabang lainnya, yakni Futsal,  Bridge, Biliar dan Catur tidak mengalami perubahan, baik tempat maupun jadwalnya,” tandas Janu.


(Gading Persada /CN26/SM Network)