• KANAL BERITA

Kembangkan Pribadi Etis di Lingkungan Kerja

Kualitas pelayanan prima menjadi kebutuhan sekaligus tuntutan di era persaingan yang makin kompetitif. Karena itu, pengembangan kepribadian yang mengedepankan prinsip-prinsip etis menjadi hal utama.

Menjaga etika ketika berinteraksi dengan siapa saja, baik di lingkungan kerja maupun keluarga. Hal itu dikatakan Direktur PIP Semarang H Irwan SH MPd MMarE ketika menutup Pelatihan Membangun Etika Profesi untuk Melayani Sepenuh Hati, di Griya Persada Convention Hotel & Resor, Bandungan, Kabupaten Semarang, Jumat (28/12) malam.

Kegiatan yang diikuti 182 peserta tersebut diselenggarakan oleh Suara Merdeka Institute bekerja sama dengan PIP Semarang. Irwan menambahkan, apa yang didapat dari para pemateri ketika mengikuti pelatihan mestinya bisa diterapkan peserta. Ia juga mengajak kepada para peserta berbagi pengalaman kolega.

Meski berasal dari berbagai macam latar belakang profesi institusi pendidikan tetap mengedepankan pelayanan terhadap masyarakat. Artinya, staf maupun karyawan sudah pasti harus tahu bagaimana cara dan etika melayani taruna, peserta pendidikan dan pelatihan, ataupun saat ada tamu yang datang.

Sehingga yang bersangkutan akan kembali dan tidak merasa takut. Karena status PIP Semarang kini sudah Badan Layanan Umum (BLU), maka pelayanan perlu mengedepankan etika dalam melayani.

Sebagaimana diketahui, selama dua hari para peserta pelatihan mendapat paparan materi dan praktik tentang pengembangan kepribadian untuk pelayanan yang prima dari GM Hotel Chanti Christoporus Yulianto. Kemudian materi berkaitan dengan membangun pribadi etis menuju kepuasan pelanggan dari dosen Front Office, Manajemen Perhotelan, Fakultas Ilmu Budaya Udinus Cindy Citya Dima, serta materi jurus jitu menenangkan hati konsumen yang disampaikan Ketua SMICECOMM Solichoel Soekaemi.

Wakil Pemimpin Redaksi Suara Merdeka, Agus Toto Widyatmoko mengatakan, pelatihan yang diikuti seluruh staf dan karyawan PIP Semarang merupakan kerja sama antara PIP Semarang dengan SMI. Melihat antusiasme peserta, pihaknya menilai loyalitas yang diberikan sangat luar biasa.

Banyak hal yang dikupas oleh pemateri, mulai bagaimana etika dari pos penjagaan yang ada di depan. Selanjutnya, bagian informasi, staf administrasi, sampai staf yang posisinya menempati bidang tertentu di PIP Semarang.

Kita memiliki tekad yang sama, bahwa etika harus tetap dijunjung tinggi. Karena saat ini banyak informasi yang mengemuka di masyarakat. Belum lagi banyaknya kabar bohong, hingga isu negatif yang dapat memancing emosi masyarakat untuk bereaksi atas informasi itu.


(Red/CN47/SM Network)