• KANAL BERITA

Menghidupkan Kembali Semangat dan Cita-cita Gus Dur

Menghidupkan Kembali Semangat dan Cita-cita Gus Dur

SEMARANG, suaramerdeka.com - Sudah 10 tahun Abdurrahman Wahid atau yang lebih dikenal sebagai Gus Dur wafat. Meski Gus Dur telah berpulang, tetapi menurut Ketua DPW PKB Jateng KH Muhammad Yusuf Chudlori, semangat, spirit dan cita-citanya akan terus hidup.

"Kami menghidupkan kembali semangat dan cita-cita Gus Dur. Bahwa Gus Dur di samping sebagai deklarator dan inspirasi perjuangan PKB, juga guru bangsa," kata pria yang akrab disapa Gus Yusuf saat Refleksi Budaya Haul Gus Dur, di Graha DPW PKB Jateng Jalan WR Supratman, Manyaran Kota Semarang, Senin (30/12) malam.

Gus Dur sambung Gus Yusuf, mempunyai cita-cita Indonesia menjadi rumah besar bagi seluruh kelompok masyarakat, seluruh suku dan agama. Bahwa Indonesia masih kata dia, milik bersama, tempat yang indah dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Semangat dan cita-cita itu yang akan terus dijaga," tambahnya.

Presiden Jancukers Sudjiwo Tejo, akan merefleksikan Gus Dur dalam pentas kesenian, mengenai apa itu yang disebut kemanusiaan di mana di atas segala-galanya. Baik itu di atas kepentingan politik agama maupun kepentingan-kepentingan lainnya.

"Kepentingan politik agama, harus di bawah kemanusiaan. Politik agama bukan agamanya," tambahnya.

Romo Aloysius Budi Purnomo Pr, yang juga berpartisipasi dalam Refleksi Budaya Haul Gus Dur melihat sosok Presiden RI ke-4 itu sebagai seorang budayawan intereligius yang handal. Gus Dur menurutnya, mengutamakan kebudayaan karena ada kemanusiaan yang di dalamnya ada kehidupan dalam keberagaman.

"Gus Dur merupakan sosok ulama dan guru bangsa," tambah Ketua Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang itu.

Bagi Gus Dur, masih kata Romo Budi, kebudayaan, kemanusiaan, keikhlasan, kerukunan dan keberagaman itu satu. 

Sementara Sekretaris DPW PKB Jateng Sukirman menyatakan, kegiatan Refleksi Budaya ini merupakan rangkaiann Haul Gus Dur yang juga diwarnai dengam kegiatan lainnya, Khataman Al Quran dan memberikan santunan kepada anak yatim.

"Kegiatan ini sekaligus, pertama, merefleksi akhir tahun tentang perjalanan bangsa. Kedua, merefleksi kebudayaan," kata wakil Ketua DPRD Jateng itu.

Kedua tujuan itu diramu dengan kegiatan kebudayaan ini, dengan menghadirkan Sudjiwo Tejo.

Generasi muda mengenal Gus Dur itu kompleks sambungnya, dikenal sebagai politisi, tokoh budaya, jurnalis, pengamat bola dsn pemerhati film. Selain ingin merefleksi dan mewarisi perjuangan Gus Dur, ingin terus menginspirasi karema apa saja yang disampaikan itu mengilhami.

(Puthut Ami Luhur)


(Puthut Ami Luhur/CN47/SM Network)

Komentar