• KANAL BERITA

Satpol PP Kota Semarang Bongkar 45 Karaoke Liar di Sekitar MAJT

SEMARANG, suaramerdeka.com - Satpol PP Kota Semarang membongkar Bangunan usaha karaoke liar yang berdiri di dekat Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Bangunan itu dianggap mengganggu ibadah dan menyalahi peraturan daerah (Perda).

Ada dua titik pembongkaran, yaitu yang berada dekat Jalan Soekarno-Hatta dan dekat pasar relokasi Johar. Keduanya masih cukup dekat dengan MAJT.

Pantauan di lapangan, dua alat berat dikerahkan untuk membongkar rumah yang dipergunakan untuk usaha karaoke itu. Para pemilik usaha sempat memberikan perlawanan namun berhasil diredakan sejumlah pihak.

Total sekitar 45 bangunan yang ditertibkan dalam giat pembongkaran. Sejumlah organisasi kemasyarakatan (Ormas) ikut mengawal. Perwakilan pihak MAJT juga berada di lokasi.

“Semua yang di MAJT saya bongkar, doakan saya tetap jalan. Mereka tidak izin sama sekali, tanah bukan peruntukan, mengganggu kenyamanan beribadah di lingkungan MAJT,” ujar Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto, Rabu (6/11).

Fajar menjelaskan, pihak pengelola bangunan karaoke di dekat pasar itu masih diberi kelonggaran untuk mengeluarkan barang-barang. Karena itu, yang dibongkar adalah bagian atap.

Berbagai upaya peringatan sebenarnya sudah dilakukan Satpol PP antara lain dengan memasang garis pengaman. Namun, garis pengaman itu ternyata dilepas pihak yang tidak bertanggungjawab. Fajar menegaskan akan menindak tegas sesuai prosedur bagi pelaku yang melepaskan segel.

“Sebelumnya sudah kami segel," imbuhnya.

Sementara itu, Perwakilan pengurus MAJT, Iwan Cahyono mewakili pengurus MAJT dan masyarakat berterima kasih kepada Pemkot Semarang yang telah menertibkan karaoke liar itu.

Mereka akan mengawal penuh hingga untuk membantu Satpol menegakkan Perda.

“Tidak ada tempat hiburan atau maksiat di seluruh masjid,” kata Iwan.


(Mohammad Khabib Zamzami/CN47/SM Network)